Tangan saya kaku. Dan kepala saya seperti terbentur tembok.
Kira-kira begitu yang saya rasakan ketika ingin memulai menulis. Berlebihan? Mungkin saja. Tapi memang demikian adanya.
Kira-kira beberapa minggu kebelakang, saya harus menulis. Menulis karena harus. Juga sesekali masih mencoba menulis komentar di Politikana. Juga masih sempat-sempatkan menulis sahutan di milis. Hasilnya? Tidak memuaskan hati sama sekali.
Cara saya menyampaikan sesuatu lebih sering berputar-putar, dengan penggunaan kata yang terbalik-balik antara S P O K. Kalau dibilang gaya bahasa orang timur, tidak juga. Karena toh saya masih bisa mengerti tulisan dan gaya bahasa teman-teman dari timur. Dari Aceh? Mirip-mirip saja dengan bahasa timur. Memang pilihan kata-kata antara objek dan subjek (dan keterangan 1, 2, dan embel-embelnya) itu sering terbalik di daerah-daerah ujung Indonesia itu. Tapi seburuk-buruknya pun, saya masih paham dan mengerti.
Untuk tulisan-tulisan saya itu, justru tidak. Continued…
Categories: Coretan.
By admin
—
August 18, 2010 at 7:03 am

Hasil oret-oretan sendiri menyambut Piala Dunia 2010
Categories: Coretan.
By admin
—
June 10, 2010 at 11:59 pm
Untuk beberapa saat, diantara selingan saya tidak PERNAH menulis, saya akan memposting ulang tulisan-tulisan ringan nan menggigit dari seorang teman pengajar di Rumah Mentari, Bandung. Cerita yang dituliskan Arfah -nama pengajar itu, kadang membuat saya malu sendiri, karena tidak seberapa banyak sumbangsih saya pada komunitas yang dulu sempat saya geluti itu.
Sambil menunggu website Rumah Mentari jadi, semoga ini menjadi hiburan dan motivasi buat rekan-rekan saya di komunitas maya lain yang saya ramaikan. Bukankah blog juga adalah ruang untuk menyambung lingkaran-lingkaran komunitas yang tersebar itu? Continued…
Categories: Uncategorized.
By admin
—
June 6, 2010 at 5:56 am

Sore gerimis, saya hendak mengisi pulsa di sebuah konter pulsa di pinggiran Yogyakarta. Motor saya berhentikan, dan mata saya langsung sibuk melihat daftar harga pulsa di dinding konter itu. Beberapa detik kemudian saya sebutkan pulsa yang ingin saya beli sambil memalingkan wajah ke si penjual. Rupanya si mas penjual pun sedang sibuk sendiri, memperhatikan televisi yang menyiarkan laporan langsung berita dari Kongres Partai Demokrat di Bandung.
Gelagapan si Mas penjual menjawab permintaan saya “eh, 11 ribu, Mas”. Continued…
Categories: Uncategorized.
By admin
—
May 24, 2010 at 8:28 pm
Untuk beberapa saat, diantara selingan saya tidak PERNAH menulis, saya akan memposting ulang tulisan-tulisan ringan nan menggigit dari seorang teman pengajar di Rumah Mentari, Bandung. Cerita yang dituliskan Arfah -nama pengajar itu, kadang membuat saya malu sendiri, karena tidak seberapa banyak sumbangsih saya pada komunitas yang dulu sempat saya geluti itu.
Sambil menunggu website Rumah Mentari jadi, semoga ini menjadi hiburan dan motivasi buat rekan-rekan saya di komunitas maya lain yang saya ramaikan. Bukankah blog juga adalah ruang untuk menyambung lingkaran-lingkaran komunitas yang tersebar itu? Continued…
Categories: Uncategorized.
By admin
—
May 19, 2010 at 7:23 pm
Recent Comments