Jam 3 Pagi, belum tidur dan sikat gigi. ![]()
Jam segini gue blom tidur, abis nonton Chelsea yang harus perpanjangan waktu di semifinal piala FA. Dan Chelsea akan berduel dengan MU di final. Harapan gue terjadinya final treble semoga terkabulkan. Tinggal tunggu siapa yang akan berada di Final Champion. ![]()
Dan setelah selesainya pertandingan bola tadi, gue iseng donload film “Pesan Dari Surga”. Dengan niat tidak niat, karena gue emang rada2 pemilih kalo urusan film Indonesia. Bukan berarti film kita tidak bermutu, tetapi emang gue pemalas buat nonton film sendiri. Kalau review nya idak bagus, ya gue ga bakal nonton. Sama aja ama film bule. Dan boleh percaya ga percaya, 6 tahun gue di bandung film yang gue tonton di Bioskop tidak lebih dari sepuluh jari. Huehuehue…Gue inget banget, film bioskop pertama adalah pas gue sedang bimbel di Bandung. Lupa judulnya apa. Terus film kedua dan ketiga adalah AADC, 2 kali gue nonton di bioskop dengan kelompok berbeda. Teman kos2an dan temen2 dari Aceh.
Film ke-4 adalah filmnya Eddy Murphy yang keluarga rumah hantu itu, nonton bersama si Achie. Ke-5 juga bersama Achie Harry Potter, lupa yang ke berapa. Ke-6 adalah film Troya si Brad Pitt juga bersama Achie. Yaa,.. 3 tahun pacaran gue cuma nonton 3 kali ama mantan gue ini. Terlihat anehkah?? Semua juga bilang gitu..huahahaa.. ![]()
Film ke-7 bersama seorang wanita, hmm.. dia cuman teman yang maen ke bandung, dan gue juga lupa film nya apa waktu itu. Nonton karena kita ngider2 Bandung dan transit di Ciwalk, terus midnight doang, sebelum besoknya dia cabut.
Film ke-8 adalah Naga Bonar jadi 2 si Dedy Mizwar, bareng ama anak2 Persma.
Cuman 8 kali saudara2…alangkah malangnya gue yak?
Tetapi film lewat DVD dan donlodan, gue nonton banyak kok. Jadi ga kuper2 amat lah kalo soal film. ![]()
Kembali ke film “Pesan Dari Surga”. Film ini seperti layaknya trademark Punjabi Brothers.. Metropolis, ala sinetron dan bintang2 yang cuaaantik2.
Ga muna gue di sepanjang film ini cuman terbayang imajinasi kotor karena implisit scene dari Luna Maya, Chaterine, si cantik Chaty MTV dan beberapa model seksi lainnya. Walau skenario oleh Sekar Ayu Asmara, yang terkenal okeh di novel dan tulisan2nya, ternyata tidak cukup membius gue untuk angkat topi dengan fim ini.
Mungkin sebagian film mania lainnya ada yang memaki film ini sebagai bentuk klaim terhadap kekuatan cinta melampaui kekuatan lembaga perkawinan. Sex sebagai bagian dari kado cinta dan kasih sayang. Tapi gue ga ngebahas itu. ![]()
Intinya film ini memberikan gambaran tentang kekuatan cinta, “Power of Love”. Namun sekali lagi gue ga sreg dengan konsep kekuatan cinta disini. Karena terkesan Egois dan Individualis. Cinta disemukan sebagai hubungan 2 insan. Konflik dalam kasih sayang karena orang ketiga dan ujian terhadap kesetiaan antara pasangan. Buat gue, ini hanya sekedar komoditi cinta yang terjual bebas di pasaran.
Cinta, kasih sayang dan Konflik di kehidupan nyata, sebenarnya tergambar lebih plural dan majemuk. Bukan sekedar antara aku dan kamu, honey
. Jika dilihat dari kehidupan kita, seberapa besar rasa sayang kita terhadap orang sekeliling, seberapa besar rasa cemburu kita terhadap kondisi sosial di masyarakat. Dan seberapa besar cinta kita pada tanah air ini. Terkesan idealis? Memang. Tetapi itu yang jelas gue ga suka dengan kesan “power of love” di film ini. Bahkan gue tidak bisa men-simplifikasi nya dalam ranah yang lebih luas. Berbeda dengan film2 roman lainnya yang gue tonton.
Namun ada juga gambaran di film ini yang memberikan pandangan positif ke gue. Yaitu tentang persahabatan. Hmm.. kalo difilm ini, justru tujuan menggambarkan kekuatan Persahabatan tersebut tenggelam, tidak tergali maksimal, karena kesan power of love tadi terlalu meramaikan sepanjang scene film ini. Pendek kata, nilai2 persahabatan dalam film ini terkesan dipaksakan.
Tetapi jujur aja gue kaget di akhir film, sesuatu yang buat gue penasaran akan film ini akhirnya muncul. Luna Maya cipokan saudara2, rasa penasaran gw tentang se-ahli apa seorang Luna Maya dalam berciuman wew..
.Hmm..setelah melihat, mengulang2 adegan tersebut, gue berkesimpulan ***********…
(sensor mode = ON )
Yaahh,.. ini komentar orang awam dari seseorang yang ke bioskop aja jarang.
Mungkin beragam komentar dapat muncul dari movie mania lainnya, terutama tentang gaya kehidupan Metroseksual yang disajikan film ini. Bahkan salah seorang teman gue malah lebih sadis komentar nya.. “Cucoknya ini film dikasih judul “Pesan Dari Neraka..”
udah nonton pelem komedi indonesia yang lain ga tem?
: hantu jeruk purut, kuntilanak, dll?
nonton deh…lucu lucu tuh..hehehe
BENX..tiap minggu nomat dan tidak pernah nonton bajakan =p
Comment by benx
—
Mozilla Firefox 2.0.0.3 on
Windows XP
April 16, 2007 @ 6:06 am
Using
sama bro, gw juga jarang nonton di bioskop, sekalinya nonton dvd, malah nonton pelem2 korea teu penting.. hehehe..
KENAPA TIAP KALI LIAT LUNA MAYA, ADA ALIRAN DARAH YANG ANEH DI OTAK GW YAA….?
Comment by bodhi
—
Mozilla Firefox 2.0.0.3 on
Windows XP
April 16, 2007 @ 4:08 pm
Using
@Benx
Ga nonton Bajakan? Baguslah kalo gitu…Pertahankan! Kalo perlu lu beli laser disc sendiri, ntar kita puter di kosan loe make Infokus ..gimana? gimana?
@bodhi

Kebanyakan film korea dapat menyebabkan anti impotensi, kehamilan dan Janin…
Eh.. Luna Maya mania yah? Sayangnya gue bukan Luna maya Mania
Tapi kalo ada 3gp nya Luna Maya - Ariel, mau duonk…heuheuhe
Comment by Leksa
—
Mozilla Firefox 1.5.0.11 on
Windows XP
April 16, 2007 @ 4:52 pm
Using
luna maya? oh tidak…secara tari tiang si luna di jakarta undercover ga banget..
hehhee
Comment by benx
—
Mozilla Firefox 2.0.0.3 on
Windows XP
April 17, 2007 @ 6:10 am
Using