Apakah salah jika seorang bloger menulis atau memposting sesuatu yang renyah-renyah? Cap menjadi seorang penulis serius? Ah.. saya tidak hidup dengan label-label. Apalagi dilabelkan oleh orang lain.
Seperti lagu ini, membawa saya pada nuansa rileks dan santai, tanpa perlu “Fly” dengan mariyuana.
[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/vVFa2iuKmFw" width="290" height="250" wmode="transparent" /]
Saya percaya postingan blog yang renyah juga dapat berefek sama.
Kenapa Jal? Elo kena cap sbg “penulis serius” kah disana? Hehehe.
[Reply]
Salut saya sama semua blogger yang bisa nulis serius, karena ga gampang lho menuangkan dalam postingan semua ide. Saya malah sama sekali ga bisa..
[Reply]
wah bagus nih tulisannya dalem banget…
*ditimpuk*
bro, kalopun ada yg ngecap gitu, cuekin aje
kan katanya Blog Aing Kumaha Aing!
[Reply]
ikutan tuan edy saya

dan kita tidak hidup dengan label memang
syaluth
[Reply]
ah, enjoykan saja mas
aku lho ga prnh mikir soal pelabelan, sabadoh teuing toh bukan mreka yg nulisin blog aku, bukan pikiran mereka,lha ini blogku, the contents are mine not their
[Reply]
haaaaah, mari ngeblog dengan damai saja
[Reply]
lah tak kira sampeyan mau pokus ke tulisan serius dengan tema sosial
:D
muak dengan kambing yang konyol ..
[Reply]
Tadinya kukira tulisan ini mbahas Utada hikaru ato Frank Sinatra..
[Reply]
tolak pengkotak2an dan pelabelan dalam produk yang dikeluarkan oleh manusia….karena sesungguhnya mausia itu hidup uantuk saling mencintai dan menyayangi sesama, walaupun cinta ditolak tapi dukun tidak bertindak juga adalah sesuatu hal yang sangat – sangat bijaksana karena bahwasanya tidk memaksakan cinta itu adalah sesutu hal yang suah untuk dilakukan.
*komen paling ga nyambung sepanjang masa*
[Reply]
Weeh, paul gilbert tho, aku wes tau nonton wong iki langsung pas dek’e gitar clinic nang Jogja *halah rapenting*
[Reply]
Hehehe…. saya bener-bener serius untuk tidak menulis serius…
Ya blog itu bagi saya ungkapan isi hati, lha masalahnya hati saya ndak pernah serius
*malah curhat….
[Reply]
Wah, panjang juga ya…
Dalem…
[Reply]
Wah pendek juga ya…
[Reply]
Santai aja kali mas..
[Reply]
tumben posting pendek2 jal.. hehehehe..
[Reply]
itu yutubnya lagu versi siapa? *makelum pekir benwit*
kalo yg saya suka yang dari frank sinatra
mantabs… didengerin di sebuah kafe, duduk di sofa empuk berdua saja sama seorang perempuan. sementara di luar hujan gerimis.
what can i ask for more?
[Reply]
setujuuuu banget sama pendapat kamu …
[Reply]
@ikram : ga kram.. cuma lagi mumet ama komentar seseorang hihihi *lirik2 senja
@stey : sante mbak, tapi saya liat ditu juga bagus2 tulisanya.. innspiratif..
@edy : bener bro.. blog aing kumaha ente.. :p
@paman goop : harusnya jangan dilabel.. Barcode harusnya :p
@aprikot : not their, but their read it… :p
@mbok : pisss… HIDUP GENERASI BUNGA..
@ariprasetyo : tema sosial? ah.. tiap hari juga bersosialisasi dgn wanita2..
@sandal : ketahuan nge feed .. untung ga fast reader [-(
@ekowanz : :-/ nyambung tapi bingung
@goenrock : huaaa
( pas ada guitar clinic aku msh di bdg
(
@nazieb : hati sih cuma bisa serius kalo udah patah hati
@goen & mas iman : [-( cocok ni berdua …
@bodhi & cyn : pendek dan satai, plus renyah… terbang ke bulan..
@arya : ini yg paul gilbert, versi akustik gitar khas Om Paul…
lebih asik kalo nonton bareng si yayang live om Gilbert… ahhhhh kapan yaakk.. :-<
@setuju ma mbak Icha juga .. (sekk aku lupa ni mbak Icha yg mana..)
[Reply]
wah ikutan comment boleh juga ya.
[Reply]
dulu saya dicap terlalu serius dengan postingan di blog satunya. lalu saya bikin blog yang ini, yang dianggap berisi remeh temeh…ternyata ga mengubah saya. saya tetep menjadi orang yang serius, serius ngeblog :p
[Reply]
Kalau saya itu sejak ngeblog malah jadi semakin tidak serius.
[Reply]