Teronggok seperti tai. Walaupun bau tetapi memikat penasaran untuk dilihat oleh mata. Itulah cinta, sayang. Maka tidak heran jika ada orang yang mengatakan cinta itu sama dengan tai. Bahkan aku juga paling anti mengucapkan kalimat ini – “Aku Mencintai mu”. Karena bagiku, kalimat itu sangat mudah dipelesetkan menjadi “Aku Mencium Tai mu”.
Jadi lupakan lah ada kalimat itu dalam kamus besar ku. Jangankan untuk dirimu, bahkan Tuhan saja kadang ragu menerima doa dari ku, menerima cinta dari ku. Karena Dia takut aku pelesetkan begitu…Aku Mencium Tai-Mu.
Jika kamu masih rela, cukuplah kita saling menjamu layaknya Yesus dalam perjamuan terakhir itu. Tentunya dengan kepala-kepala resah kita, hati-hati gundah kita. Oh, satu lagi, jangan taruh tangan mu di belakang badan ku. Bukan aku menolak dipeluk oleh mu, hanya saja tidak lucu kalau sampai perjamuan kita terekam oleh pelukis Malioboro, dan akhirnya aku tahu kamu berusaha menikam ku dari belakang.
Hanya satu syaratnya ketika orang-orang yang resah berkumpul, hanya gelak tawa yang mendera. Segala luka menjadi lupa, segala cerita menjadi penawar derita. Begitu pun aku disini,..saat ini…tawanya sudah tidak penting lagi – sama sekali buat ku. Pelarian ku cukup sudah, asa ku sudah puas berlabuh terhadapnya…
Ditumpahkan juga disini. Original photo from Nico. Model by Kang Harry. Event is Ratu Boko Adventure.
makin dalem nih tulisannya
asli gak ngerti kecuali tai dan kopdarnya
[Reply]
ya ya ya..sudah waktunya cari lagi yang laen..
[Reply]
terharu betapa pluralisnya seorang leksa..
* mentautkan Yesus
[Reply]
… bengong.
[Reply]
tulisanne tajem kang, cuma saya ndak ngerti ada hubungan apakah antara nico, kang hery dan sampean apakah semacam cinta segitiga?
[Reply]
cinta?
ndak perlu banyak kata!
[Reply]
datang sebagai pahlawan, pulang seperti orang kalah, hasilnya kayak gini ternyata….:p
[Reply]
lhoooo?
kalau di saya itu, plesetan mencintaimu menjadi miceun -tai-mu (membuang)
bahasa sunda sih
kok jadi membahas kotoran? o.O
apa cinta bisa jadi seruwet itu ya
fotonya aki keren -keren
[Reply]
loh kamu ngejek kang herry nih!
)
[Reply]
1. didut
ga dalem kok Mas
2. tukangkopi
keep silent [-(
3. iman brotoseno
wadaw.. cap pluralis? mending cap Manusia saja Mas
4. bodhi
gaya! mentang sukses ma symphoni nya [-(
5. annots
*tendang Antots ke Tejo 3A :-w
6. Ndoro Seten
sepakat!! walo sulit kenyataannya :-< 7. cewektulen
*lempar senja ke Gua Cermei.. :-w
8. emina
ga ruwet sebenarnya…
hanya saja,kita manusia adalahmakhluk yang rumit
9. antobilang
Jah!! mo bakar apa Tok :-w
[Reply]
jangkrik…tulisan udah serius, lu balas komen orang kayak gitu…
heran gw..ya ilang lah jadinya..hahahahahhaa
[Reply]
Haaah…..postinganmu kali ini.. ada apa dengan Leksa nih??
[Reply]
ada apa ini???… kok ada tusuk-tusukan segala. dari belakang lagi… trus kok ada tainya juga???… yang ditusuk apanya tho??
*korban distorsi informasi
[Reply]
Iya,sa.. Dalem.. Sedalem luka hatimu kah?
Hahaha… Sing sabar yooo.. ;D
[Reply]
trus??? tainya?
[Reply]
jd kopdar itu pelarian ya..
[Reply]
jadi, yang JADI TAI SIAPA???!
[Reply]
# benx
.. gue bisa serius dipostingan..
danjuga menjadi gue apa adanya di kolom komentar..
just be my self, Bro…
*mana ceweee kemareennn, Benx..??!!
# sarah
ga ada apa Sar..
kangen kamu aja.. :p
# kumandigital
)
saya ga mau ditusuk situ pastinya, Dip
# ratie
hehe.. baru elu yang rada nyambung, Rat.. SElamat! anda layak dapat piring cantik!
# unai
Tai itu kan biasanya dibuang, Bunda..
so..?
# dani
ga kok Mas… tetapi melegakan sih iya
# zam
KAMU =))
[Reply]
Heheh mas.. wis lega tooooo…
[Reply]
bila cinta sudah melekat, tai kucing berasa coklat.
[Reply]
setelah tobil nulis soal upil.. leksa soal tai… ada hal yang jorok2 lain ngga ?
[Reply]
hahaha.. lagi mewabah ini keknya.
*teringat lagi luka itu*
arggghh!
[Reply]
Weleh…
Cinta memang tak harus memiliki
*halah..
[Reply]
Aku ga ngerti
Ada unsur tai-nya ya
[Reply]
# Cynthinks
Lega opo meneh?
# Mbilung
*kasi tai rasa coklat ke pak de.. :p
# funkshit
)
kamu nulis tentang Bra aja..
# nico
Lets play The song Nic..:D
# Nazieb
Hee…
kayak ngerti aja cinta apa =))
# Anggie
)
bokermu tu apa? coklat?
[Reply]
hayoo..ngomongin temanku ini, si tinja..kan aku pantat.err? naon si?
g ada pulsa, paps.ndak bisa bales.
keep smiling, okey?
[Reply]
se’tai-tai’nya cinta ya tetep manis toh.. hehehe…
tapi, gw setuju kok mas, cinta bukan sekedar untuk diucapkan..
cinta yang diucapkan = tai
cinta cinta ..
*bosok
hahahaha
[Reply]
TERHARU BANGET!!!
TERNYATA GW GA SENDIRIAN DIDUNIA INI
SAMPAI-SAMPAI GW mRsA Qt SENASIB
BTW, UdH DA GANTINYA LUM
GW L9 PdKt neeh
[Reply]
cinta itu indah
indah itu mahal
mahal itu emas
emas itu kuning
kuning itu tai
tai itu bau
jd “cinta itu bau”
[Reply]
tai itu adalah temen gw klo hidup gw ga ada tai mampus aja lo
tai itu adalah kotoran kita jadi bwat apa kita jijiin kculai tai orang gila (sakit jiwa)
[Reply]
uhmm..begitu thoo…hihihi
hihihi..aku bener2 kurang kerjaan ngliatin postingan2mu jaman dulu..
[Reply]
saya sedih karena tai saya encer seminggu ini, saya merasa kegagalan mengolah tai akibat komunikasi yang kurang fleksibel. saya malasa bekerja karena sakit perut dan murus tiap hari
[Reply]
memang susah ya kalo memang ternyata cinta itu rasanya kaya TAIIII …… semakin orangf berusaha untuk mencitai seseorang dalam hatinya tapi semakin orang itu jauh dari sisi kita …… apa yang dinamakan cinta itu seperti itu …… semua orang mau berubah demi orang dicintai nya tapi apakah semua orang mau melakukan itu?????????? ternyata tidakkk ….. semua orang juga mau menemukan cinta sejati kita tapi semuanya itu butuh yang namanya pengorbanan jika kita sudah menunggunya selama bertahun2 dan nyatanya orang itu tidak mengerti lebih baik kita HIDUP SENDIRI SAJA….. karna itu jalan terbaik TUHAN juga tau apa yang kita lakukan jadi lebih baik kita serahkan semuanya…. jangan pernah berpaling kemasa kita mencintai seseorang karna sangat SAKITTTTTTTTTTTTTTT bila rasanya cinta kita ini hanya untuk sebagai pertemuan dari yang DIATAS ….. jadi semua itu terbuang waktu dengan percuma…………. jadi CINTA ITU TAIIIIIIIII HIDUP TAIIIIIIIIIIIIII ……………….. SUDAHLAH CUKUP
[Reply]
makan aja tainya selesaidah debatnya
[Reply]
muka lho kaya tai
[Reply]
TAI TAI DISINI PADA RIBUT Y. . . . . .
TAI LOE SEMUA!!!
[Reply]
taiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
[Reply]