Magic Works

Semua penggemar Harry Potter pasti tahu sebuah kisah persahabatan unik antara Hermione dan Ron. Ditambah bumbu-bumbu asmara ala anak muda juga tentunya. Tokoh Ron Weasley, sudah terlihat akhil baliq dan mulai ada “rasa” terhadap Hermione sejak buku atau film ke-3, The Prisoner of Azkaban. Tetapi bumbu asmara keduanya baru terasa pedas di seri ke-4 cerita tersebut, The Goblet of Fire.

Continue reading

Semoga Mendung Tidak Turun Sore Ini

Kapal-kapal nelayan beranjak ketika senja berakhir, sementara hidup di remang-remang halogen kota, dimulai dalam detak hasrat yang memuncak mengguncang nadir. Pacuan hidup menggeliat batas-batas kala dari 4 penjuru mata angin. Masing-masing dalam sendiri memikirkan waktu terbaik untuk berkata “Mari kita Selesaikan Malam ini..”

Continue reading

Parikesit Menjemput Mimpi

Zam ModeAlkisah dalam sebuah cerita pasca Bharatayudha berakhir, Aswatama yang pengecut dan karena itu juga menjadi kejam, memasuki tenda dimana kubu Pandawa sedang lelap. Ia menikam orang-orang yang sedang tidur. Drestajumena, Srikandi dan Pancawala tidak bisa melihat matahari esok paginya. Sementara Utari terbangun dan menyelamatkan diri beserta bayi dalam kandungannya. Sang bayi ini lah yang dikenal dengan nama Parikesit nantinya, pewaris tahta Pandawa pengganti Pancawala yang mati. Tidak tanggung-tanggung, 2 kerajaan sekaligus hasil kemenangan Bharatayudha akan dipegang olehnya, Hastina dan Indraprastha.

Continue reading

Revolusioner (part 1) – Tentara

Letjend (alm) Agus WirahadikusumaRevolusi. Sebuah kata yang paling menggigit. Bagi sebagian kaum tua, kata revolusi masih menjadi momok menakutkan, dengan cerita-cerita lama dan tekanan yang sesak di dalam dada tentang sebuah pengorbanan besar dari jargon revolusi. Menakutkan karena frame yang kuat terhadap kata revolusi sendiri. Frame yang telah lama dipaksakan tertelan untuk sekian generasi, bahwa revolusi adalah “darah”.

Sementara bagi kaum muda, revolusi menjadi momok karena terkesan serius ketinggalan zaman. Inpirasi tua tukang demo, sok aktifis, dan lebih buruknya tercium berbau paham terlarang. Dan mereka dalam kostum clubbing malam berseloroh “ihh…emang masih jaman ya?”

Continue reading

Tulislah Apa Yang Ingin Kau Tulis

Kala jenuh dengan pekerjaan dan kode-kode, biasanya saya merehatkan diri dengan membuka blog reader saya, situs-situs media, blogwalking, browsing-browsing tulisan -dari wikipedia sampai situs-situs yang berbau hoax.

Tetapi kegiatan rehat seperti ini justru kadang malah menambah pengetahuan saya, lebih banyak dari sekedar mengejar bahan untuk kerjaan, artikel, kuliah atau karena butuh suatu bahan tulisan yang mendesak. Rehat bagi saya adalah melepaskan lelah dan memahami sesuatu tanpa beban, hanya untuk sekedar dipahami. Dan justru membuat saya lebih mengingat dan bisa mengapresiasikannya detik demi detik.

Continue reading

Presiden Penyair

Jimmy CarterDisaat pemilu di USA semakin memanas, nama Jimmy Carter dua kali sempat disebut-sebut. Pertama adalah isu akan adanya dukungan Jimmy Carter terhadap Obama. Di lain versi, konspirasi muncul dimana pernyataan “berandai-andai” bahwa keberpihakan Carter terhadap Obama adalah karena kemiripan mereka berdua dalam berpolitik. Isu versi lain yang lebih keras malah lebih buruk, “Obama akan sama buruknya dengan Carter”.

Continue reading

"Titik-Titik" Harus Bicara

Ketika Blog Dibungkam, ... Harus Bicara“Saya sendiri yakin sepenuhnya 1000 wakil rakyat yang bakal hilir mudik di gedung UFO itu adalah orang-orang yang sangat capable: membaca buku-buku berat, mengenal pemikiran para negarawan, ahli sejarah, dan ahli filsafat tentang negara. Yang paling penting: memahami penderitaan rakyat, meski berangkali memang belum pernah ke Natuna, Talaud dan Sangihe. Saya percaya sepenuh-penuhnya kepada mereka. Masalahnya, anda percaya atau tidak kepada saya? Hahahaha…”

Continue reading