Tulislah Apa Yang Ingin Kau Tulis

Kala jenuh dengan pekerjaan dan kode-kode, biasanya saya merehatkan diri dengan membuka blog reader saya, situs-situs media, blogwalking, browsing-browsing tulisan -dari wikipedia sampai situs-situs yang berbau hoax.

Tetapi kegiatan rehat seperti ini justru kadang malah menambah pengetahuan saya, lebih banyak dari sekedar mengejar bahan untuk kerjaan, artikel, kuliah atau karena butuh suatu bahan tulisan yang mendesak. Rehat bagi saya adalah melepaskan lelah dan memahami sesuatu tanpa beban, hanya untuk sekedar dipahami. Dan justru membuat saya lebih mengingat dan bisa mengapresiasikannya detik demi detik.

Tidak berarti anda yang sekedar menulis Blog curhat itu tidak menarik untuk diapresiasi. Bukan berarti tulisan gaul ala anak ABG itu menjengkelkan dan membuat saya eneg. Itu hak anda menulis seperti apa. Jika saya suka dengan bahasan itu, pasti saya baca. Jika tidak, paling saya lewatkan saja. Sesederhana itu. Dan sama halnya dengan hak anda menulis, maka hak saya juga untuk tidak membaca.

Jangan salah. Bukan karena tulisan curhat menye-menye lantas menjadi sesuatu yang tidak menarik. Tulisan konyol bin membodohi adalah pembuktian ketololan. You’re wrong. Bagi saya, sebodoh-bodohnya sebuah tulisan, bukan menjadi urusan saya menilai. Lagi pula saya cukup tahu mana tulisan tidak penting dan bodoh. Saya tahu tulisan yang bertujuan untuk sekedar kocak. Saya mengerti tulisan yang ditujukan untuk menghujat. Saya paham tulisan mana yang bertujuan propaganda.

Saya merasa cukup “pintar” untuk membaca tulisan anda. So, tidak perlu merendah dan melihat saya sebagai tukang baca serius dan tukang pilah-pilah.

Just be your self. Write what you want, okey? 😉

17 Comments

  1. Gitu ya mas?saya tiwas bingung lho klo mo nulis, lha wong blog saya tuh tulisannya bener2 ga mutu bin ga penting banget, jadi suka ga pede gitu. Tapi..tapi ternyata tulisan saya dibaca sampeyan juga..hehehe..makasih ya mas..kapan2 taktraktir kopi!!

    Reply

  2. jangan cari pengetahuan terus brur, cari kesempatan.. ;))

    Reply

  3. wah saya numpang baca ya mas,….bolehkan,…lam kenal aja

    Reply

  4. anemonemanymelicious.
    There, I wrote it.

    Reply

  5. wah, seperti gugel reader… semuanya dibaca 😀

    Reply

  6. Gayanya anangku banget. Yang penting nulis.

    But, gitu juga sih gayaku. Mau dibaca mau enggak, yang penting nulis.

    Reply

  7. betul, jal, tulis aja apa yg pengen ditulis. tugas penulis ya… menulis! gak ada ‘koma’ dalam perkara ini.

    btw, tulisan yg kamu maksud “menye2” tuh yg gimana, sih?

    Reply

  8. @mas Arif : makasih Mas 😀 duh ada senior dateng jadi ga enak 😀
    @zen : menye2 itu berupa tulisan yang curhat dengan merengek-rengek, menonjolkan kesedihan .. kira2 gitu kali yak.. mbuh definisi pas nya apa 😀

    Reply

  9. mungkin definisi pas nya dari tulisan menye-menye itu ya…seperti tulisan di blog saya? Hehehehe.

    Reply

  10. saya pun begitu, sesuai tagline blog saya, i write everything that i want. gak ada yang bisa ngelarang saya mo nulis apapun! >:)

    Reply

  11. menulis itu mustinya membebaskan.

    blog cuma media.

    bukan begitu, pak ???

    Reply

  12. percayalah… blog saya super menye2 😀

    Reply

  13. blog saya lebih menyek menyek lagi

    Reply

  14. @punkshit : blog kamu sih lucu 😀

    Reply

  15. Blog emang cocok tuk curhat, jd ya jjgn takut klo ada tulisan yg menyek2, kcuali di media cetak, perlua bhs yg baku. Kt gus dur, gitu aja koq repot …

    Reply

Leave a Reply