Warung Kapucino

Cuma Segelas Kopi Dengan Rasa Berbeda

Friday, April 25, 2008

Rindu Memaki

Mbak“Mbak…”, aku lebih memilih memberi awalan ini di depan namamu yang manis itu sekarang. Kau semakin bersinar di negeri orang, makin dewasa, semakin menjadi “wanita” dalam mimpi-mimpimu. Bahagia terlukis di setiap gambar-gambar mu. Namun gambar-gambar yang tak pernah kuasa aku bingkai lagi.

Bener Mbak, nama mu itu memang manis sekali. Bukan gombal anak tingkat satu. Sudah dari dulu aku katakan nama mu terlalu indah untuk seorang wanita dengan fragmen hidup yang keras. Tetapi aku mengenalmu dengan segala mimpi mu, dari yang indah laksana senja di setiap sore kita menunggu angkot di antara utara selatan kampus biru, hingga mimpi-mimpi kejam berisi makian mengutuk hidup, tersadar bahwa masih ada darah sebelum nyawa kita meleksa pergi.

Mbak, kadang kau menangis ketika terlalu takut akan mimpi-mimpi buruk itu. Tidak cukup dengan bercerita dan menangis, kau bahkan menambahi kata anjing di setiap kalimat mu. Tak mengapa, karena aku percaya bahwa dunia kita sama dalam menilai anjing. Bukan karena anjing itu haram, juga bukan karena anjing adalah binatang yang jorok. Kita pernah sepakat, karena anjing adalah hanya sekedar binatang. Binatang paling dekat yang manusia temui sehari-hari dengan sifat galak dan kasar, bisa menggigit mengerikan dan akhirnya dilempari terhinakan. Haha.. sebuah kesepakatan paling merusak logika. Dan kita tertawa.

Mbak, aku ingat kau punya seekor kucing di rumah mu. Kau bercerita bahwa kucing itu adalah generasi kesekian yang tetap bertahan di rumah mu dari kucing-kucing betina lain yang lahir, pergi atau mati. Kau bilang, nenek si kucing itu dulu sudah ada sejak kau masih percaya mereka juga makan roti dan keju seperti juga manusia. Aneh, karena aku justru sangat ingat kalau cucu-nya yang gemuk itu juga doyan roti keju. Jika aku datang bermain ke rumah mu membawa roti martabak bertabur keju, dengan manja dia meminta jatah di kaki ku. Ah, aku jadi percaya kalau kau telah merusak genetika alamiah kucing-kucing yang hidup turun temurun di rumah mu.

Mbak, masih ingat bagaimana dulu aku disebut teroris oleh ibu mu? Karena rambut ku yang waktu itu gondrong pertama kalinya tak terurus. Padahal seloroh ku cukup jelas, rambut ku ini memang susah diurus, Bu. Ya ya,..ibu mu sebenarnya tidak protes dengan rambutku itu, tetapi dia cuma kaget melihat photo kita yang hanya berdua “pertama kali”. Mungkin waktu itu dia berpikir apa yang salah di photo itu. Apakah gondrongku yang terlalu buruk merusak frame photobox itu? Atau anaknya yang terlalu cantik? Sebenarnya bagiku sama saja, kedua alasan itu benar. Supaya adil, seharusnya si ibu juga komplain waktu itu karena memiliki anak gadis yang cantik seperti mu.

Mbak, inget malam dimana tiba-tiba kau merusak barisan sms busuk kita? Entah bagaimana awalnya, ketika sms-sms kita berbicara tentang teori 3 kelas feminis, patriaki dan memaksa keterkaitan keduanya dengan kapitalisme, kau tanpa dosa me”maki”ku karena sering memaksa dirimu memakai jaket merah bau milikku jika kuantar pulang melintasi Bandung-Cimahi. Ya, aku ingat sekali kau memang selalu begitu, menolak memakai jaket himpunan jurusan ku, karena kau merasa jaket himpunan tipis mu itu lebih gagah dan ego. Memalukan bila memakai jaket himpunan lain yang seharusnya menjadi musuh di setiap pertandingan olah raga dan lomba kampus. Padahal aku tidak berpikir begitu. Toh, kalau angin badai salju datang pun, himpunan mu atau himpunan ku juga akan merancang ulang desain jaket-jaket ego ini menjadi lebih tebal dan manusiawi buat semua.

Mbak, makian mu di sms itu adalah kebodohan terbesar ku membalasnya dengan memaki tidak kalah hebat. Besok dan besoknya lagi kau selalu ingin memaki dan mengejekku. Bahkan tidak puas dengan barisan sms, kau berusaha menyerang telak memuaskan ego mu setiap jeda kuliah-kuliah kita. Mencari titik tengah geografis warung makan di sekitar kampus, karena kau berada di ujung Barat Daya, sedangkan aku di Timur Laut. Apalah daya berusaha ingin adil, karena akhirnya selalu aku yang datang ke kantin Barat Daya sana. Berjalan jauh diagonal, hanya untuk makan siang, menerima makian, lalu makan pun aku yang bayar. Sial!

Mbak, terakhir yang kuingat, suatu malam setelah acara entah apa itu, kau memaksa ku halus untuk menjemputmu di jurusan mu. Dengan dalih buku “Saksi Mata” Seno milik ku ingin kau kembalikan. Aku pun berjalan dalam gelap di lorong-lorong kampus. Terlihat kau duduk di anak tangga pojok bangunan tua segi delapan itu. Mendekap buku ku di dada mu dengan lunglai dan kedinginan, tidak ada takut di mata mu yang tetap bercahaya di dalam remang-remang sinar bintang. Cahaya mata mu seperti kemilau kaca. Dan rupanya memang matamu sedang berkaca-kaca saat itu…

Aku ingat. ingat sekali, tersadar dalam putaran musik Rod Stewart malam ini. Seandainya aku tidak datang malam itu untuk menjemput buku yang kau katakan menjijikan tersebut, mungkin tidak akan ada pembicaraan-pembicaraan merusak di tahun-tahun berikutnya. Cukup saling memaki. Aku rindukan saat-saat makian-makian mu melacur dalam hari-hari ku. Seandainya saja kita terus memaki, kita pasti akan terus saling memaki sampai sekarang.

Ohya, ibu mu mengabari ku beberapa minggu lalu. Si Kucing roti keju itu sudah mati sakit tua. Seperti kata ku dulu, kucing jantan memang selalu begitu. Memilih kesepian sampai akhir hidupnya.

posted by Leksa at 7:15 am  
 

32 Comments »

  1. Begitu hebat sampean mendeskripsikannya!
    Satu kata “Dahsyat”

    Comment by pudakonline from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 8:01 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0b5 on Windows Windows XP

  2. beuh. maut!

    Comment by venus from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 8:47 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  3. Beuh, Jal. Semua jempol Up!!

    Ck.ck..

    Comment by Echi from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 10:37 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

  4. pengen nangis :(

    Comment by dina from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 11:00 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  5. ouch.

    Comment by ikram from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 11:48 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  6. ouch juga..sengaja nggak baca postingan ini…kapan2 aja jika ingin dan mau…Btw, thx kadonya…:p

    Comment by cewektulen from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 12:29 pm
    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

  7. mau nyaingin mr Jantan Banget yah ini :)

    Comment by ekowanz from UNITED KINGDOM
    April 25, 2008 @ 12:38 pm
    Using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

  8. hihi
    memaki memudar pada rasa, pada rindu

    Comment by goop from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 1:06 pm
    Using Opera Opera 9.27 on Windows Windows XP

  9. @eko
    nyaris berkata hal yang sama :)

    Comment by sandal from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 1:08 pm
    Using Opera Opera 9.27 on Linux Linux

  10. “Berjalan jauh diagonal, hanya untuk makan siang, menerima makian, lalu makan pun aku yang bayar. Sial!”

    Nasib jadi lelaki, kekeke :mrgreen:

    ughhh baca ini jadi…. pengen nangis. *kangen someone*

    Comment by ocha from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 1:59 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

  11. waaahhhh :)

    Comment by hapsari sekar adi from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 3:46 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.0.7 on Windows Windows XP

  12. wah…perasaan yg dalam…

    apa ya, aku menangkap rasa rindu, cinta, segan, enggan, sakit dll campur2.

    Comment by restlessangel from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 4:37 pm
    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

  13. huh….
    *menghela nafas panjang*

    Comment by Alex Budiyanto from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 4:51 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows Vista

  14. ah … melow melow

    Comment by didut from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 5:01 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  15. romantisme yg terdiri dari percakapan/fragmen yang indah/menyenangkan itu biasa. tp melankolia yang disusun dari sederet makian dan kerasnya pertengkaran itu jauh lbh menarik. bagus, jal!

    Comment by zen from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 5:22 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  16. kira-kira si *** tau ngga kalo dia di bahas disini ? ;)

    Comment by rendy from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 6:05 pm
    Using Mozilla SeaMonkey Mozilla SeaMonkey 1.1.8 on Windows Windows XP

  17. keren euy! cantik juga lg. ;)

    Comment by rizki from INDONESIA
    April 25, 2008 @ 11:32 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

  18. Seperti kata ku dulu, kucing jantan memang selalu begitu. Memilih kesepian sampai akhir hidupnya.

    jadi km sedang memilih jalan hidup yang sama dengan kucing jantan itu?

    Comment by PeTeeR from INDONESIA
    April 26, 2008 @ 2:40 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  19. @rendy : she knows well this blog…

    Comment by Leksa from INDONESIA
    April 26, 2008 @ 5:22 am
    Using Flock 1.1.2 on Windows Windows XP

  20. *baca dari atas hingga bawah*

    wah, dalem juga ya™
    :D

    Comment by kumandigital from INDONESIA
    April 26, 2008 @ 10:20 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.1 on Windows Windows XP

  21. WAW.. MENGERIKAN . .. .
    mauuttt

    Comment by funkshit from INDONESIA
    April 26, 2008 @ 10:54 am
    Using Flock 0.9.0.2 on Windows Windows XP

  22. Hmmmm,
    kayanya gue tau deh cewek yg loe mksd :)
    apanya guenya sotoy ya?? :D :P

    Comment by Nona Nieke,, from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 1:20 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.12 on Windows Windows XP

  23. Rambut mu yang susah di urus?? kenapa lek?
    Di bonding saja lek.. ato di pitak.. *kaburrr* :D

    Comment by sarah from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 2:35 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Mac OS Mac OS X

  24. lebih baik di email saja, postingan seperti ini tidak semua orang mengerti. jadi tidak istimewa.

    *abis minum pil sarkas*

    Comment by puput from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 2:43 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

  25. @puput : wow..!! efek pilnya manjur..! bagi, Put!

    Comment by Leksa from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 3:11 pm
    Using Flock 1.0.3 on Windows Windows XP

  26. kampret, cewe ini anak mesin kah? lo pernah pacaran ama dia kah? wajahnya begitu familiar.. :))

    Comment by tukangkopi from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 7:53 pm
    Using Opera Opera 9.25 on Windows Windows XP

  27. @yudhis : jah! seandainya lewat moderasi,..gue del koment lu siah,..

    Comment by leksa from INDONESIA
    April 27, 2008 @ 10:01 pm
    Using Flock 0.9.0 on Windows Windows XP

  28. kirim smiley aja ah :)

    Comment by antobilang from INDONESIA
    April 28, 2008 @ 12:28 am
    Using Flock 1.1.2 on Windows Windows XP

  29. Ahahaa.. gimana deh, Yudhis. Udah tau, bertanya pula :)

    Comment by Yessi Pratiwi from INDONESIA
    April 28, 2008 @ 11:59 am
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows Vista

  30. ACHI ya?
    wah…. dalem, sedalam rambutmu yang meneggelamkan tanganku jika sempat membelainya…

    Comment by difa from INDONESIA
    April 28, 2008 @ 8:23 pm
    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

  31. ehmmm..cantik mas..btw..ini mak jleb!!
    see i told u..u and ur writting is damn cool!!saya ga mungkin bisa..hehehe..

    Comment by stey from INDONESIA
    April 29, 2008 @ 9:39 pm
    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

  32. Someday human will reliaze that they not need a lover, they need a friend, not friends, but a friend, a single and particular friend, identic, and every human has a single part, that’s way call a partner of life, not a lover of life. Today is not gonna be some with yesterday, and tommorow can never be same with today, but there’s something not be change, it’s call faith

    Comment by okky from INDONESIA
    May 2, 2008 @ 5:00 pm
    Using Opera Opera 9.27 on Windows Windows Server 2003

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Back to Mini Black Theme by Leksa (just for a while, babe)
Powered by WordPress and a cup of Cappucino Float