Kamu bilang aku menggombal dengan pesan telepon 25 jam itu?
Jelas itu gombal, Tem..
mana ada 25 jam dalam hitungan hari…
hanya sekedar “rasa” yang membuat aku bermajas hiperbola menjadikan angka 25 itu..
Dan kamu gantian menggombal dengan kata hebat untukku?
Aku ga pernah hebat buat siapa-siapa…
kalau hebat, sudah dari dulu aku jadi siapa-siapa…
Kamu menyamakan rona setan di antara kita?
Jangan membandingkan begitu, Tem…
aku jelas berada dalam rona Durma.
Sedangkan dirimu,… ya kamu, aku yakin sekali setan tidak suka disamakan dengan dirimu,..
bukan soal dosa atau durjana…
hanya saja, setan tidak suka disamakan dengan wanita berona peri yang turun dari langit Kinanthi…
Kamu meminta maaf soal kebiasaanmu mengoceh tidak penting?
Ocehanmu memang tidak pernah penting,..sama sekali tidak penting.
Tetapi selalu menjadi penting untuk kudengar, karena menghilangkan sepi dan penat sendiriku disini.
Lalu kamu pun bertanya tentang megatruh?
mosok ga ngerti, Tem? Setahuku megatruh itu adalah jenis terakhir dari tembang macapat di negerimu…
dari kata am, pegat dan ruh..
pegat artinya akhir, putus, atau selesai,
ruh artinya ruh atau jiwa.
Dalam Serat Purwaukara, Megatruh diberi arti mbucal kan sarwa ala - membuang yang serba jelek dalam jiwa..
Nah, dalam lakon oleh Rendra, diartikan pula sebagai tapal batas antara baik - buruk, hidup - mati,.. bahkan berarti menunggu revolusi…
hmmfff…semoga seperti aku yang sedang mencoba berevolusi lebih baik dari yang lalu-lalu serba buruk…
Tetapi aku paling suka jika diartikan layaknya Seno punya cerita, megatruh diartikan sebagai senja, yang diakhir cerita dimasukkan unsur roman cinta.
Megatruh = senja = indah = tapal batas yang indah = antara cinta dan tidak bisa bercinta…
Yang akhirnya ku simpulkan saja sebagai rasa rindu yang tak terbalas…
See?
Ya begitulah, Tem…
Semoga kamu masih mau menunggu 25 jam telepon ku lagi nanti…
yuk ngopi pak
Comment by didut
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 8:35 am
Using
oi jangkrik..yang manggil lu item kan gw, jadi tampak mesum ni cerita….
hahahahahha
ato bukan cuma gw ya?
ya sudahlah…
PS : kawin batal
Comment by benx
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 8:40 am
Using
megatruh di mana2. ecapedeeeee…..
Comment by venus
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 11:18 am
Using
ah, jek… kapan seh lo ga suka menggombal?
*siyul-siyul…*
Comment by Juminten
—
Mozilla Firefox 1.5.0.12 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 1:12 pm
Using
Wah mas.. nampaknya saya mengerti maksud mas *sotoy mode on*
Comment by cynthinks
—
Internet Explorer 7.0 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 2:56 pm
Using
wah.. saya mau menunggu 25 jam menelpon seseorang.. *day dreaming*
Comment by julie
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 4:35 pm
Using
“megatruh” bkn tembang terakhir dalam macapat, jal. masih ada “pocung” a.k.a pocongan/kafan.
Comment by zen
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 4:40 pm
Using
@ben : call me, .. gue usahakan bisa ke jakarta waktu dekat..
Comment by Leksa
—
Windows XP
May 6, 2008 @ 9:38 pm
Using Flock 1.0.3 on
Nggombal itu bukannya memang merupakan bakat laki-laki ganteng seperti kita
*nunggu yang lempar panci*
Comment by alex
—
Mozilla Firefox 3.0b5 on
Linux
May 6, 2008 @ 9:51 pm
Using
ooh ternyata mas yang satu ini pujangga abad 21.. baru tau eke.
Comment by bodhi
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 6, 2008 @ 10:49 pm
Using
@alex : Sepakat!! cowo aceh itu emang ganteng2 by the way… hahahahaha
Comment by Leksa
—
Windows XP
May 6, 2008 @ 10:53 pm
Using Flock 1.0.3 on
Seno lagi? Roman sekali..
Comment by kutaraja
—
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
May 7, 2008 @ 2:18 am
Using
ha ha… seno mania… gak nulis cerpen/novel mann?
Comment by kw
—
Internet Explorer 7.0 on
Windows XP
May 7, 2008 @ 5:50 am
Using
berat bagi saya
Comment by bakulsempak
—
Mozilla Firefox 2.0.0.6 on
Ubuntu Linux
May 7, 2008 @ 10:04 am
Using
wah jadi suka ama falsafah jawa gini yak
Comment by okkyjelly
—
Mozilla Firefox 1.5.0.6 on
Windows XP
May 11, 2008 @ 6:17 pm
Using