Reset

Banyak hal dalam hidup ini dipaksakan untuk ditelaah dan dideskripsikan. Padahal hidup itu adalah sebuah perjalanan yang akan jelas pertimbangan “kiri kanan atas bawah”-nya ketika titik itu dijalani pada waktunya, saat momen nya datang.

Kita hidup dari buku-buku dengan tagsline-tagsline yang mengajar hal-hal baik dan benar. Baik dan benar dalam ukuran buku-buku. Di balik itu, buku-buku juga hadir untuk membantah buku satu dengan buku lainnya.

Saya bisa mendebat dengan dialektika berjam-jam semalam suntuk untuk mencari sebuah premis paling benar dari sebuah tagsline yang diajarkan buku-buku itu. Entah sebuah bantahan atau hanya untuk mengatakan pembenaran.

Mungkin saya capek berdialektika. Jenuh menelan semua idealisme. Tapi saya juga tidak mau menjadi orang pragmatis.

Sekedar realistis,…saya rasa itu sudah cukup.