<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Melihat Aceh Bukan Dari Syariat</title>
	<atom:link href="http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/</link>
	<description>Cuma Segelas Kopi Dengan Rasa Berbeda</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Oct 2011 15:39:36 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Ekodeto</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/comment-page-1/#comment-3549</link>
		<dc:creator>Ekodeto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 15:33:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/#comment-3549</guid>
		<description>KALAU DAERAH MAKMUR MINTA DIMEKARKAN, DAERAH YANG BELUM MAKMUR MAU IKUT SIAPA?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>KALAU DAERAH MAKMUR MINTA DIMEKARKAN, DAERAH YANG BELUM MAKMUR MAU IKUT SIAPA?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: didut</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/comment-page-1/#comment-3550</link>
		<dc:creator>didut</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 01:25:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/#comment-3550</guid>
		<description>apa karena masy kita terbiasa menderita jal? *satir*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa karena masy kita terbiasa menderita jal? *satir*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Leksa</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/comment-page-1/#comment-3551</link>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 15:03:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/#comment-3551</guid>
		<description>memang itu yang dikhawatirkan, Kang..
tapi masyarakat aceh sendiri memang selalu berada pada kelompok abu2, layaknya masyarakat Indonesia umumnya.. mengerti kondisi buruk ini, tapi juga lebih memilih mengamini  kondisi untuk kehidupan yg layak buat mereka...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang itu yang dikhawatirkan, Kang..<br />
tapi masyarakat aceh sendiri memang selalu berada pada kelompok abu2, layaknya masyarakat Indonesia umumnya.. mengerti kondisi buruk ini, tapi juga lebih memilih mengamini  kondisi untuk kehidupan yg layak buat mereka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hedi</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/comment-page-1/#comment-3548</link>
		<dc:creator>hedi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 04:23:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2009/09/17/melihat-aceh-bukan-dari-syariat/#comment-3548</guid>
		<description>lepas dari soal Aceh, aku melihat masalah pemekaran wilayah kok seperti bakar lumbung cuma buat membunuh tikus. Kebanyakan malah keliatan cuma sebagai modus operandi korupsi baru lewat anggaran bagi birokrat (ya eksekutif daerah atau legislatif di pusat) IMHO</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lepas dari soal Aceh, aku melihat masalah pemekaran wilayah kok seperti bakar lumbung cuma buat membunuh tikus. Kebanyakan malah keliatan cuma sebagai modus operandi korupsi baru lewat anggaran bagi birokrat (ya eksekutif daerah atau legislatif di pusat) IMHO</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

