Istimewa Dengan Cara Sederhana

Belum selesai trilogi saya tentang blog dan twitter Indonesia. Namun, saya merasa butuh menuliskan soal blog dan twitter (juga social media lainnya) dalam sudut pandang yang remeh temeh.

Sebentar lagi Pesta Blogger 2010 digelar. Istimewa? Bagi saya posisi Pesta satu itu masih istimewa. Istimewa dalam sudut pandang sederhana saya sebagai blogger sekaligus penggiat dunia online ala kadarnya. Buat saya bukan istimewa soal perlehatannya yang memakai judul “Pesta”. Bukan pula ¬†soal sponsornya seperti yang diributkan banyak orang. Apalagi sampai membahas premodialisme komunitas atau sengkarut antara pusat dan daerah. Buat saya itu kisah klasik dan laten setiap tahunnya.

Continue reading →

Tuhan Yang Maha Cerdas

Saya terlalu bodoh untuk paham investigasi selebritis di sebuah televisi. Bukan investigasi tentang si seleb yang cerai, atau putus sambung. Justru di acara itu, si seleb diajak untuk berinvestigasi tentang fenomena alam.

Membahas tanda-tanda alam yang belum valid secara sains tentang pengaruhnya pada bencana. Dan yang diajak ngobrol disini para artis, yang saya sendiri tidak tahu kapasitas mereka sebagai artis atau sebagai saintis. Ini lucu buat saya, kalau anda tidak mengatakan saya bodoh.

Memang saya bukan saintis juga. Tetapi sedikit ilmu bumi dan keinginan mencari tahu di google atau majalah-dan buku, cukup membantu saya mengambil kesimpulan. Saya sampai saat ini masih tidak bisa (atau berani tepatnya) mengambil kesimpulan, bahwa awan yg berbentuk aneh, atau fenomena cahaya HALO matahari ada hubungannya dengan pertanda bencana alam.

Dan cukup menggelikan ruang pikir saya juga, ketika para artis bicara, ini adalah pertanda dari Tuhan. Belum lagi ditambah iming-iming suara narator yang mengesankan memang demikian adanya. Saya jadi semakin yakin, Indonesia kekurangan bahan ajar sains di televisi.

Padahal, bagi orang bodoh seperti saya, Tuhan Yang Maha Cerdas, justru bisa memberikan tanda-tanda yang lebih jelas dan cerdas dari sekedar fenomena alam yang tidak bisa ditebak tersebut. Continue reading →