<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapucino &#187; ShOrTOY</title>
	<atom:link href="http://www.kapucino.org/category/shortoy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kapucino.org</link>
	<description>Cuma Segelas Kopi Dengan Rasa Berbeda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:24:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Eubermensch Joker</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/07/22/eubermensch-joker/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/07/22/eubermensch-joker/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 22:48:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[Media]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Jagoan super bukan hanya milik seorang superhero. Terhipnotis dengan sosok super seorang Joker dalam sekuel Batman : The Dark Knight, memberikan kepada saya kesan lain dari seorang Heath Ledger yang dulu dicap sebagai homoseksual karena film Brokeback Mountain. Tidak kalah &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/07/22/eubermensch-joker/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.kapucino.org/wp-content/uploads/2008/07/dk-serious-poster.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-367" title="dk-serious-poster" src="http://www.kapucino.org/wp-content/uploads/2008/07/dk-serious-poster.jpg" alt="Joker" width="202" height="300" /></a>Jagoan super bukan hanya milik seorang superhero. Terhipnotis dengan sosok super seorang <a title="Joker in Batman Comics" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Joker_(comics)" target="_blank">Joker</a> dalam sekuel <a title="The Dark Knight - Batman 2008" href="http://www.imdb.com/title/tt0468569/" target="_blank">Batman : The Dark Knight</a>, memberikan kepada saya kesan lain dari seorang <a title="Heath Ledger" href="http://www.imdb.com/name/nm0005132/" target="_blank">Heath Ledger</a> yang dulu dicap sebagai homoseksual karena film <a title="Brokeback Mountain" href="http://www.imdb.com/title/tt0388795/" target="_blank">Brokeback Mountain</a>. Tidak kalah dari sosok super seorang Batman, justru Joker menjadi fokus perhatian banyak penonton film ini, karena berbagai  kegilaan dan ide simpatiknya yang menggambarkan rumitnya sebuah sistem sosial politik  dan kekuasaan di kota Gotham.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-368"></span>Film itu memang cocok dengan<em> tag</em>nya yang &#8220;Untuk Dewasa&#8221;. Jangan harap menemukan adegan panas selain ciuman hangat antara Rachel Dawes (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0350454/">Maggie Gyllenhaal</a>) dan Bruce Wayne (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0000288/">Christian Bale</a>). Tetapi akan banyak adegan panas dengan ledakan dan api yang diciptakan tokoh super Joker. Selain ledakan super, juga rencana-rencana super yang dieksekusi dengan cara super, menunjukkan kecerdasan super sang tokoh badut super psiko tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kata &#8220;super&#8221;, demikian terngiang-ngiang kata ini hingga saya melacak sekali lagi dimana pernah menemukan tautan terbaik soal &#8220;super&#8221;. Super  yang bermakna sama dengan yang saya tangkap dalam film tersebut, berada di atas batas subjek dari sosok super itu sendiri, dalam film tersebut subjeknya adalah si Joker.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang paling dekat yang saya ingat adalah istilah yang diusung <a title="Friedrich Wilhelm Nietzsche" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Friedrich_Nietzsche" target="_blank">Nietzsche</a>,<em> Eubersmensch</em>. Dalam bahasa inggris diartikan sebagai <em>&#8220;overman&#8221; </em>maupun <em>&#8220;superman&#8221;</em>. Tapi itupun tidak mewakili maksud dari Nietzsche sendiri. <em>Superman</em>, selain sudah terpatok dengan image tokoh super dalam komik, juga berarti mempunyai konotasi kesempurnaan dan batas. Padahal Nietzsche selalu menentang hal ini. Sementara itu <em>overman </em>mempunyai konotasi <em>beyondness</em>, yang bisa diartikan &#8220;di seberang&#8221; atau &#8220;zona berbeda&#8221;. Ini pun juga dikecam Nietzsche. Bahasa Indonesia mengartikan secara lebih sederhana, <em>Euber</em> berarti &#8220;di atas&#8221;, dan <em>Mensch</em> adalah &#8220;manusia&#8221;. Terjemahan yang menurut saya lebih luas maknanya, &#8220;Di atas Manusia&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Istilah Eubermensch muncul pertama kali dalam <em>Also Sprach Zarathustra</em>, sebuah karya puitis Nietzsche yang terbit 1885. Bercerita tentang seorang guru di Persia lebih dari 2500 tahun lalu. Tentunya tokoh ini menjadi tempat Nietzsche untuk membeberkan gagasannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu terjemahan yang tercatat dalam esai Seno tentang Eubermensch, adalah dari St. Sunardi :</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">&#8220;Lihatlah, aku mengajarkan Eubermensch kepada mu. Eubermensch adalah makna dunia ini. Biarlah kehendakmu berseru : Hendaknya Eubermensch menjadi makna dunia ini. Aku mengingatkan ini kepadamu, saudara-saudaraku, tetaplah percaya pada dunia dan jangan percaya pada mereka yang berbicara kepadamu tentang harapan-harapan di balik dunia ini. Mereka ini adalah para pengracun, entah mereka tahu atau tidak.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas saja Nietzsche menjadi musuh gereja kala itu. Pernyataannya tentang Eubermensch  adalah bentuk penolakan peran agama, dan dengan sendirinya juga Tuhan, dalam eksistensi manusia di muka bumi. Manusia tidak bisa memangku tangan dalam doa dan berpaling pada bintang-bintang di langit karena itu adalah bentuk ketidakberdayaan. Untuk menjadi Eubermensch, seseorang harus melampaui sebuah proses &#8220;menjadi di atas&#8221;, yang berarti mencipta, berkreasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu manifestasi dari pemikiran Eubermensch adalah kekuatan. Nietzsche menyebutkan manusia harus terus menerus menggapai limit penderitaan dan konflik dalam dirinya sebagai bentuk aktualisasi kekuatan. Dan kekuatan disini banyak yang mengartikan sebagai &#8220;kekuasaan&#8221;, walau Nietzsche sendiri tidak menekankan pada konsep kekuasaan, tetapi lebih kepada &#8220;kehendak untuk berkuasa&#8221; (<em>der Wille zur Macht</em>). Yang jika boleh saya perpendek, bahwa Eubermensch sendiri adalah sebuah konsep yang lahir karena pemikiran bagaimana manusia selalu memiliki kehendak untuk berada pada kekuasaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Adolf Hitler, keliru menerapkan konsep Eubermensch pada kekuasaannya. Karena ternyata dia sendiri malah terjebak pada konsep Eubermensch yang mencari superioritas, dominasi dan keunggulan manusia (yang kemudian dia terjemahkan dalam ras-ras unggul). Hasilnya? sebuah tragedi kemanusiaan yang tercatat dalam sejarah peradaban manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika menilik kepada pelajaran dasar sosiologi, mungkin anda masih ingat bagaimana manusia diberikan istilah &#8220;ego&#8221;, yang berarti &#8220;saya&#8221;. Saya dengan interprestasi tidak ada &#8220;anda&#8221;, &#8220;dia&#8221;, &#8220;kita&#8221; atau &#8220;mereka&#8221;. Ego lahir karena suatu upaya melahirkan kesempurnaan individu, yang tidak memiliki relasi terhadap apapun. Konsekuensinya adalah ego harus hadir sebagai sosok sempurna tanpa tanding. Padahal kenyataannya, sejauh apapun kesempurnaan dikejar, ternyata justru kita merasa semakin sadar kesempurnaan masih terlalu jauh.</p>
<p style="text-align: justify;">Joker mencoba memanfaatkan pemahaman ego dalam manusia dan Eubermensch. Dia menciptakan berbagai laboratorium sosial untuk membuktikan bahwa kondisi ini ada dalam setiap manusia. Bukan hanya manusia, tetapi juga sistem yang dibangun manusia. Bagaimana kehendak berkuasa para elit kota Gotham yang bekerjasama dengan mafia-mafia dan media telah menciptakan Eubermensch versi mereka sendiri. Joker hanya datang untuk mengajarkan Eubermensch  dagelan ciptaan tersebut ternyata sangat rapuh, dan memiliki batas. Sebuah Eubermensch yang bisa dipatahkan dengan sebuah rencana dari <em>agent of chaos</em> yang tanpa afiliasi apapun, murni kriminal dan ahli dalam mengotak-atik ranah sosial politik. Karakter serupa yang mengingatkan saya pada agent of chaos lainnya, yaitu &#8220;V&#8221; dalam <em><a title="V for Vendeta (2005)" href="http://www.imdb.com/title/tt0434409/" target="_blank">V for Vendeta</a>.<br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">Nasib baik kota Gotham yang menghadirkan seorang ksatria malam ala Batman. Membuka kedok-kedok kejahatan kekuasaan tersebut dengan sendirinya, karena tugas-tugas kecilnya dari awal cerita adalah memberantas kriminal kecil yang sebenarnya merupakan sebuah sebab akibat dari sistem kekuasaan yang rusak di kota Gotham. Semakin indah ketika akhirnya Joker hadir melengkapi pertempuran Batman untuk mendidik kota Gotham, dari sekedar perampok dalam gang-gang gelap hingga membuat petinggi-petinggi kota gerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Keadaan Indonesia juga tidak jauh berbeda dengan kondisi kota Gotham. Dari pelaku hukum sampai pemerintahnya berada dalam jaringan kekuasaan yang keliru. Mungkin bukan keliru dalam arti salah membaca Zarathustra, tetapi memang dikelirukan untuk meraup keuntungan pribadi dan kelompok. Saya mendadak membayangkan seandainya Joker adalah sebuah ideologi tersendiri, yang dipahami dengan baik oleh sekumpulan manusia Indonesia. Eubermensch yang murni ala Nietzsche tanpa batas.</p>
<p style="text-align: justify;">Peran Joker di negeri ini mungkin tidak bisa diambil begitu saja. Karena memang cerita Batman dan Joker cuma imajinasi penulisnya dalam komik, susah untuk ditiru dan di terapkan. Tetapi jujur, saya khawatir jika seorang dalang kriminal seperti Joker malah hadir menjelang pemilu di Indonesia. Lebih sial lagi jika si Joker Pemilu ini hadir sebagai afiliasi kekuasaan tertentu.  Entah berapa banyak setingan chaos yang bisa diciptakannya untuk yang keuntungan afiliasi-nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekuasaan memang sesuatu yang harus diurus dengan serius. Wajar kalau banyak partai politik mendadak jadi serius mengurusi negara setiap menjelang pemilu. Karena mempertahankan Eubermensch dagelan adalah hal yang serius bagi mereka. Dan seperti dalam film, Joker hadir karena tidak suka dengan hal-hal berbau serius tetapi berkedok badut eubermensch. Saya yakin dia bakal datang dengan kulit putih dan pisau lipatnya kalau partai-partai politik itu mendadak menjadi sok serius. <em>&#8220;Why so serious?&#8221;</em></p>
<p style="text-align: center;">&#8211;o0o&#8211;</p>
<p style="text-align: justify;">Sangat idealis memang jika membahas sebuah film fiksi penuh aksi &#8220;tidak mungkin&#8221; sebagai cerminan kehidupan. Tetapi seperti juga buku, esai, cerpen dan puisi, film juga sebuah bentuk karya seni visualisasi dari sastra yang ditelurkan oleh pemikiran seorang tokoh sentral, entah penulis naskah, atau seorang penulis skenario. Kolaborasi itu akan lengkap dengan arahan sutradara yang memahami maksud cerita atau sastra tersebut. Dan film yang bagus adalah sebuah film dengan pesan yang akurat dan mampu ditangkap penonton apa maksudnya, dan lebih baik jika mampu menggerakkan. Paling tidak itu pandangan saya tentang sebuah karya seni seperti film, membuat saya tergerak melacak lebih dalam istilah eubermensch.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin saya kelewatan &#8220;sok tahu&#8221; membicarakan film sejauh ini. Lebih atau kurangnya pandangan saya soal film, anda mungkin bisa tanyakan langsung kepada <a title="Mas Iman" href="http://blog.imanbrotoseno.com" target="_blank">Mas Iman</a> yang baru saja riset sampai ke pinggiran Yogyakarta untuk filmnya yang berdurasi 90 detik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/07/22/eubermensch-joker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Magic Works</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/04/30/magic-works/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/04/30/magic-works/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 03:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>
		<category><![CDATA[hermione]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Semua penggemar Harry Potter pasti tahu sebuah kisah persahabatan unik antara Hermione dan Ron. Ditambah bumbu-bumbu asmara ala anak muda juga tentunya. Tokoh Ron Weasley, sudah terlihat akhil baliq dan mulai ada &#8220;rasa&#8221; terhadap Hermione sejak buku atau film ke-3, &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/04/30/magic-works/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://photos-d.ak.facebook.com/photos-ak-sf2p/v241/68/23/661293665/n661293665_536555_9517.jpg" alt="" width="290" height="215" />Semua penggemar Harry Potter pasti tahu sebuah kisah persahabatan unik antara Hermione dan Ron. Ditambah bumbu-bumbu asmara ala anak muda juga tentunya. Tokoh Ron Weasley, sudah terlihat <em>akhil baliq</em> dan mulai ada &#8220;rasa&#8221; terhadap Hermione sejak buku atau film ke-3, <em>The Prisoner of Azkaban</em>. Tetapi bumbu asmara keduanya baru terasa pedas di seri ke-4 cerita tersebut, <em>The Goblet of Fire.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-314"></span>Dalam filmnya, Sebuah scene bagus dimainkan 2 tokoh muda ini ketika Hermione menangis usai <a title="Yule Ball - Triwizard Dance Night" href="http://harrypotter.warnerbros.com/yuleball/" target="_blank"><em>Yule Ball</em></a>, sebuah pesta dansa lintas negara dan ras (sejujurnya sebuah nilai anti Rasism disampaikan dengan baik di seri ke-4 film ini).</p>
<p style="text-align: justify;">Hermione yang tampil cantik sekali malam itu, kesal luar biasa dengan ucapan-ucapan sinis Ron, <em>ngdumel</em> seolah-olah tidak setuju Hermione yang berdansa dengan Victor Kraum -jagoan sihir muda tamu dari daratan Eropa Utara. Sederhana alasan yang dibuat-buat oleh Ron, karena Kraum musuh Harry dalam lomba Triwizard. Padahal jelas digambarkan selama pesta dansa berlangsung, Ron sangat cemburu saat itu. Sampai-sampai teman wanita-nya berdansa ikut menjadi kesal.</p>
<p style="text-align: justify;">Usai pesta, Hermione melabrak Ron dengan emosi yang luar biasa karena terus dikata-katai oleh Ron yang terlihat jumawa sok <em>cool</em>-butuh-tidak-butuh. Ron menuduh sinis Hermione yang mau-maunya dimanfaatkan oleh Victor Kraum. Jelas Hermione berteriak marah</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p><em>&#8220;How dare you! Besides I can take care of myself!!&#8221;<br />
&#8220;I doubt it. He&#8217;s way to old&#8221;<br />
&#8220;What?! What?!! If thats what you think?!!&#8221;<br />
&#8220;Yeah, thats what I think&#8221;<br />
&#8220;You know the solution then don&#8217;t you?!&#8221;<br />
&#8220;Go on&#8221;<br />
&#8220;Next time theres a ball, pick up the courage and ask me                                     before somebody else does! And not as a last resort!!&#8221;<br />
&#8220;Well, thats, erghh.. I mean thats completely off the point!<br />
&#8230; </em><em>(Harry datang cuma diam..)<br />
&#8220;They get scary as they get older..! (celoteh Ron ke Harry)<br />
&#8220;Ron, you&#8217;ve spoiled everything!!&#8221; (Hermione berteriak dan menangis..)<br />
</em></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dan berakhirlah malam dansa yang gagal bagi ketiga sahabat itu. Termasuk Harry yang juga  patah hati melihat Cho berdansa sepanjang malam bersama Cedric. Scene ditutup sebuah lagu yang sendu nan indah mengiringi Hermione yang menangis di anak tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya tadi saya mau menganalogikan roman sial Hermione dan Ron ini sebagai analogi drama politik Indonesia sekarang ini. Seperti drama politik antara calon-calon independen dan partai politik yang suka malu-malu dan saling menyerang. Saya mau membahas hal itu tadi. Tetapi sayang, saya keburu mengantuk sekarang setelah bergadang semalaman.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Toh, </em>biasanya ribut-ribut antar birokrat itu sekedar bergaya cool sok wibawa depan rakyat saja. Setahu saya para calon independen dan partai politik itu biasanya juga akan duduk bersama nantinya, menghitung-hitung untung sesama.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti akhir kisah Harry Potter, terbukti sihir tertua bekerja untuk Hermione dan Ron. Keduanya hidup bahagia bersama sampai akhir cerita. <em>The Old Magic Always Works.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Menarik </em><em>selimut diiringi &#8220;<a title="Magic Works - Harry Potter OST" href="http://www.box.net/shared/rh19lwiccw" target="_blank">Magic Works&#8221; &#8211; OST. Harry Potter </a></em><em><a title="Magic Works - Harry Potter OST" href="http://www.box.net/shared/rh19lwiccw" target="_blank">&#8220;The Goblet of Fire&#8221; </a> by Patrick Doyle. Bermimpi menemani Hermione di anak tangga.<br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;">&#8230;</p>
<p style="text-align: center;"><em> And dance your final dance<br />
This is your final chance<br />
To hold the one you love<br />
You know you&#8217;ve waited long enough</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>&#8230;</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Believe that magic works<br />
Don&#8217;t be afraid<br />
Afraid of bein&#8217; hurt<br />
No, don&#8217;t let this magic die<br />
Ooh, the answer&#8217;s there<br />
Yeah, just look in her eyes</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>&#8230;</em></p>
<p style="text-align: center;"><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/mTjN23hK8n0" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/mTjN23hK8n0"></embed></object></p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/04/30/magic-works/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Revolusioner (part 1) &#8211; Tentara</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/04/23/revolusioner-part-1-tentara/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/04/23/revolusioner-part-1-tentara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 22:37:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>
		<category><![CDATA[agus wirahadikusuma]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[tentara]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=302</guid>
		<description><![CDATA[Revolusi. Sebuah kata yang paling menggigit. Bagi sebagian kaum tua, kata revolusi masih menjadi momok menakutkan, dengan cerita-cerita lama dan tekanan yang sesak di dalam dada tentang sebuah pengorbanan besar dari jargon revolusi. Menakutkan karena frame yang kuat terhadap kata &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/04/23/revolusioner-part-1-tentara/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://photos-d.ak.facebook.com/photos-ak-sf2p/v241/68/23/661293665/n661293665_521475_7091.jpg" alt="Letjend (alm) Agus Wirahadikusuma" width="290" height="204" />Revolusi. Sebuah kata yang paling menggigit. Bagi sebagian kaum tua, kata revolusi masih menjadi momok menakutkan, dengan cerita-cerita lama dan tekanan yang sesak di dalam dada tentang sebuah pengorbanan besar dari jargon revolusi. Menakutkan karena frame yang kuat terhadap kata revolusi sendiri. Frame yang telah lama dipaksakan tertelan untuk sekian generasi, bahwa revolusi adalah &#8220;darah&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara bagi kaum muda, revolusi menjadi momok karena terkesan serius ketinggalan zaman. Inpirasi tua tukang demo, sok aktifis, dan lebih buruknya tercium berbau paham terlarang. Dan mereka dalam kostum clubbing malam berseloroh <em>&#8220;ihh&#8230;emang masih jaman ya?&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-302"></span>Padahal revolusi cuma sebuah kata. Yang memiliki arti tidak lebih dari perubahan yang dipercepat. Anak-anak muda bersemangat seperti saya mungkin, bisa jadi hanya mengenal tokoh-tokoh revolusioner negeri lain.  Stalin yang tangguh,  Che yang berwajah kokoh, Chavez yang mandiri, atau Sun Yat Sen yang cerdas. Padahal kita memiliki tokoh-tokoh revolusioner kita sendiri. Tan Malaka dan Sjahrir yang hebat itu. Atau Soekarno dan kawan-kawan di masanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke, itu dulu. Mereka lapuk dan bapuk dalam catatan sejarah kita. Bagaimana dengan sekarang? Saat ini? Agak sulit melihat pemikiran revolusioner tokoh-tokoh Indonesia di masa sekarang. Tetapi paling tidak saya punya sedikit catatan dalam memori saya, penilaian saya tentang mereka yang berpikiran/bervisi revolusioner dalam pertemuan saya dengan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Di tahun 2000, sekolah saya sempat mengundang seorang Petinggi TNI. Tidak main-main, jabatannya adalah (mungkin) Pangkostrad saat itu. Saya lupa tepatnya kapan acara ceramah di sekolah saya tersebut. Yang pasti 29 Maret 2000, Letjen Agus Wirahadikusuma, dikenal dengan nama AWK, diangkat Presiden Gusdur sebagai Pangkostrad. Dan diberhentikan 3 bulan kemudian. Beliau adalah keponakan sekaligus anak angkat dari mantan Wakil Presiden Umar Wirahadikusuma.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ingat oleh saya, dengan pakaian hijaunya itu, di balairung segilima sekolah kami, beliau terlihat dalam rona muka yang sangat serius. Berbeda dengan tamu-tamu lainnya yang biasa datang ke sekolah ini. Walau mereka dari kalangan TNI, tetapi sangat menyesuaikan diri dengan anak-anak remaja seperti kami. Pembicaraan soal nasionalisme dan negara dibahas secara santai dan disesuaikan untuk anak-anak muda -hanya sekedar tahu.</p>
<p style="text-align: justify;">Letjen AWK saat itu dengan berapi-api (ya saya ingat sekali) menyampaikan pesan-pesan  menekan, bahwa reformasi atau revolusi sekalipun namanya adalah tugas bersama-sama, sipil maupun TNI. Saat itu TNI dalam kondisi perdebatan panas perihal reformasi di tubuhnya sendiri. AWK berkata , setiap orang bahkan hingga TNI pun tidak luput dari resiko untuk berubah. Dan sekolah saya, sebagai bagian dari tubuh TNI, juga harus menyesuaikan diri. Reformasi bukanlah sebuah hantu menakutkan. Ketakutan hanyalah bagi orang-orang yang bersalah, layak untuk mendapat ganjaran atas penderitaan rakyat selama ini. Yang siap untuk berubah menuju revolusi Indonesia baru, diajak oleh beliau untuk maju bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau juga sempat bercerita tentang pengalaman-pengalamannya menempuh pendidikan militer. Satu hal lain yang sangat saya ingat. Beliau membanggakan kesempatan bisa menempuh pendidikan Ranger di USA. Ranger itu bisa dikatakan sebagai pasukan khususnya Army Paman Sam. Beliau senang bisa mencuri ilmu-ilmu perang Ranger Amerika perihal konsep gerilya Vietkong. Ranger Amerika menjadi sangat fokus membedah pengetahuan gerilya daerah tropis, sejak kekalahan telak di masa perang Vietnam.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang saya tangkap saat itu, wow..! Tentara berpangkat tinggi satu ini memang beda dalam visi dan semangat. Bercerita dengan lugas, tegas dan sangat menohok ke persoalan bangsa. Terutama tentang hubungan antara TNI &#8211; sipil dan reformasi dalam tubuh TNI, sesuatu hal yang saya tahu sangat tabu dibicarakan oleh korps berbaju hijau.</p>
<p style="text-align: justify;">Selepas ceramah itu, saya suka mencari info tentang lelaki dengan inspirasi liar ini. Terkenal sebagai jendral vokal dalam jajaran tubuh petinggi TNI. Bahkan sempat ada berita besar beliau membongkar korupsi Yayasan Dharma Putera Kostrad senilai Rp 189 milyar (dalam artikel <span class="fullpost" style="font-size: 100%; font-family: georgia;">si peneliti sosial konflik SARA Maluku, George J. Aditjondro &#8211; <em>&#8220;Orang-orang Jakarta Dibalik Tragedi Maluku</em>&#8220;)</span>. Satu kesimpulan bagi saya untuknya saat itu . Tentara yang hebat!</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga ketika di Agustus 2001, saya mendengar <a title="Tentang kepergian AWH" href="http://www.indonesiamedia.com/2001/october/berta-1001-awkmeninggal.htm" target="_blank">beliau meninggal dunia</a>, saya kaget, sekaligus sedih. Kenapa orang seperti beliau malah harus pergi duluan. Sementara masih banyak tentara-tentara yang lebih pantas pergi berkalang dosa dibandingkan beliau?</p>
<p style="text-align: justify;">Kondisi kematian beliau memang tidak jelas detailnya. Hanya dikabarkan sakit jantung mendadak. Walau sebenarnya dalam pengakuan keluarga, almarhum masih sehat-sehat saja di hari sebelumnya, hingga esok paginya mulai tidak sehat. Dan kemudian meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Pusat Pertamina. Saya jadi teringat kasus-kasus kepergian tokoh-tokoh lainnya yang meninggal secara misterius, seperti jaksa agung Baharuddin Lopa maupun Munir Thalib. Isu pun berhembus kencang dimana meninggalnya AWK erat kaitannya dengan konspirasi para Pati AD yang berseberangan blok dengan AWK untuk menjegal AWK menjadi KASAD. Para Pati AD ini sempat mengadakan pertemuan di Bandung 9 Oktober 2000 untuk membicarakan perihal pengajuan AWK ke Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Dan konspirasi berlanjut, dimana para perwira yang resah tersebut, disinyalir tersangkut luas dalam jaringan tentara yang membawa tungku api di jantung tragedi Maluku, sepanjang 1999 hingga 2001, dan percikannya masih terasa panas sampai sekarang.</p>
<p style="text-align: center;">-0o0-</p>
<p style="text-align: justify;">Suatu keberuntungan bagi saya mengenal beberapa tentara-tentara hebat seperti ini. Cerita lain adalah seorang Kolonel Marinir bernama Tjuk Sutanto yang sangat menginspirasi sudut pandang saya tentang bangsa. Beliau menjadi pengasuh saya di sekolah itu dulu. Dan setahu saya penempatannya selalu dalam lingkup pendidikan di tubuh TNI. Sebuah jabatan yang memang bukan lah posisi yang strategis. Atau sengaja ditempatkan di posisi tidak strategis seperti itu? Entahlah.  Satu sisi, jika anak didiknya cukup &#8220;cerdas&#8221;, semoga bakal banyak orang-orang berpikiran hebat seperti beliau lahir.</p>
<p style="text-align: justify;">Sempat juga saya melihat ketangkasan seorang Danrem Teuku Umar saat Musibah Tsunami menimpa Aceh. Saat  itu saya bergabung di Tsunami Emergency Response di kota Meulaboh, Aceh Barat. Ketika semua jajaran Petinggi Pemda menghilang (entah karena trauma atau mengurusi dirinya sendiri), Danrem ini me-<em>manage</em> kondisi darurat menjadi lebih baik dengan nurani membantu rakyat yang menderita dalam barak. Paling tidak itulah sedikit banyak kesan yang sempat saya tangkap. Satu cerita miris saya, saat tim kami membutuhkan gudang tempat menaruh bantuan, kami berencana menggunakan rumah besar kosong milik seorang pejabat daerah di kota Meulaboh itu. Edan! Kami tidak mendapat izin dari sang pemilik. Malu saya saat itu, karena sebagai putra Aceh, datang ke kota ini dengan teman-teman dari tanah berbeda yang ikhlas menanggung resiko demi saudara-saudara satu daerah saya.  Dan kemudian Danrem ini lah yang membantu mengurus tempat lain bagi kami untuk menyetok berbagai bantuan. Bahkan armada bantuan militernya pun berhak digunakan oleh kalangan LSM/Volunter manapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Padahal di tengah konflik yang masih terus berlangsung saat itu, saya bisa mengerti resiko berat yang ditanggungnya. Dualisme antara nurani dan berpegang teguh pada perintah (politik) komando atasannya. Saya bisa menangkap pesan ini dari obrolan-obrolan ringan dengannya. Dalam setiap malam rapat satuan koordinasi pelaksana (SatKorLak), selama 2 bulan lebih, beliau langsung memimpin rapat. Mengatur setiap bantuan dan teknis pelaksanaan. Cara militer memang efektif, tidak bertele-tele dan tepat sasaran. Berbeda dengan setelah masa rehabilitasi diserahkan kembali kepada sipil 3 bulan kemudian, dimana terlalu banyak intrik, kongkalikong yang mencium-cium kesempatan. Perbedaan mencolok yang saya lihat dengan mata kepala sendiri saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Segala keputusan ala militer saat itu hanyalah untuk bantuan dan keselamatan warga. Bahkan daerah rawan kontak senjata pun diterjang demi sampainya bantuan di daerah-daerah belum terjamah. Pernah 2 truk tentara dan personil pun dikirimkannya menemani tim saya survei ke daerah yang sangat minim menerima bantuan. Terbayang bagaimana tentara-tentara ini dalam kondisi <em>dag dig dug</em> melewati daerah rawan, dan kemudian setiba di sana pun mereka turut membagi-bagi bantuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepenggal cerita dari mereka-mereka yang mau melakukan akselerasi untuk sedikit perubahan yang lebih baik. Para Tentara Revolusioner.</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p><em>&#8220;Kalau             kita berbicara mengenai moralitas, saya minta dikembalikan lagi. Apakah penculikan itu bermoral? Apakah permainan-permainan yang menimbulkan kerusuhan Mei itu bermoral? Apakah penembakan-penembakan dan tindakan-tindakan di luar batas-batas profesionalitas             sebagai tentara terhadap mahasiswa itu bermoral? Termasuk juga             masalah-masalah di Timor Timur dan Aceh. Apakah itu bermoral? Saya             kembalikan lagi. Jangan keluar dari kenyataan. Itu sangat tidak             bermoral dan sangat merusak kredibilitas TNI sebagai tentara yang seharusnya dicintai rakyat,&#8221;</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>-<a title="Letnan Jenderal (alm) Agus Wirahadikusuma" href="http://www.gatra.com/2001-08-30/artikel.php?id=9812" target="_blank">Letnan Jendral (Alm) Agus Wirahadikusma</a>-</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>(bersambung)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/04/23/revolusioner-part-1-tentara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi KEPARAT beronani!</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/04/08/menjadi-keparat-beronani/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/04/08/menjadi-keparat-beronani/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 12:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>
		<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[kotagede]]></category>
		<category><![CDATA[perak]]></category>
		<category><![CDATA[pesan]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Seorang sahabat yang jauh tetapi dekat di hati menitipkan pesan : Tanggal : 04/8/2008 9:54 am Subjek : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..!!!!! ! ! ! ! ! ! ! ! ! Pesan : SAM LIKUM&#8230;&#8230;!!!!!! KEN ANGROK lakukan kudeta dan naik tahta pada &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/04/08/menjadi-keparat-beronani/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://photos-d.ak.facebook.com/photos-ak-sf2p/v193/68/23/661293665/n661293665_489187_320.jpg" alt="Kota Lama Yogya - Perak Kotagede" width="290" height="211" />Seorang sahabat yang jauh tetapi dekat di hati menitipkan pesan :</p>
<blockquote><p><em><strong>Tanggal</strong> : <span id="timetag1">04/8/2008 9:54 am</span></em> <em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>Subjek</strong> : &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..!!!!! ! ! ! ! ! ! ! ! !</em> <em><strong></strong></em></p>
<p><em><strong>Pesan</strong> : SAM LIKUM&#8230;&#8230;!!!!!!</em><br />
<em>KEN ANGROK lakukan kudeta dan naik tahta pada usia +- 20 tahun mas&#8230;</em><br />
<em>AIRLANGGA bertahta atas garuda di usia 19 tahun&#8230;</em><br />
<em>TAN MALAKA udah memulai kekacauan diEropa umur 19 tahun, PAK DE&#8230;.</em><br />
<em>bahkan SUKARNI yang akhirnya mau gak mau tak kagumi krn sealmamater(&#8230;hahaha) sudah mulai riweuh paciweuh di belantika sosial di angka 19 tahun&#8230;&#8230;..OM&#8221;</em> <em></em><br />
<em>yah sejumlah potret raja-raja (bisnisman) jawa (nusantara) besar dan sukses&#8230;&#8230;&#8230;.</em></p>
<p><strong><em>APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN DI USIA INI&#8230;..!!!!!!! KEPARRRAT&#8221;&#8230;,</em></strong></p></blockquote>
<p>Kalau saya? <em>Sighh</em>&#8230;sepertinya masih terus ber&#8217;onani&#8217; menjelang renungan perak ini.  Thanks Bro&#8230;!!!!  <span id="more-293"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/04/08/menjadi-keparat-beronani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakit</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2007/11/28/sakit/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2007/11/28/sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 16:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>
		<category><![CDATA[D'touch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2007/11/28/sakit/</guid>
		<description><![CDATA[Badan sedang ga enak beberapa hari. Refreshing tidak selalu membawa kesegaran. Sampai sekarang masih terkapar limbung dan badan tertusuk-tusuk rasa pegal. Mana ini akhir bulan. Entah harus berapa butir lagi masuk ke perut ini Panadol.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Badan sedang ga enak beberapa hari. Refreshing tidak selalu membawa kesegaran. Sampai sekarang masih terkapar limbung dan badan tertusuk-tusuk rasa pegal. Mana ini akhir bulan. Entah harus berapa butir lagi masuk ke perut ini Panadol.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2007/11/28/sakit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Besi Karatan</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2007/11/15/besi-karatan/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2007/11/15/besi-karatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Nov 2007 07:31:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>
		<category><![CDATA[iseng]]></category>
		<category><![CDATA[nyepet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2007/11/15/besi-karatan/</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa rambut yang hitam legam nan indah menawan harus di cat warna besi karatan?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa rambut yang hitam legam nan indah menawan harus di cat warna besi karatan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2007/11/15/besi-karatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kafirun</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2007/11/07/kafirun/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2007/11/07/kafirun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 22:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2007/11/07/kafirun/</guid>
		<description><![CDATA[MUI memberikan 10 kriteria ajaran sesat. Kriteria ke-10 adalah &#8220;Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar&#8217;i, seperti MENGKAFIRKAN MUSLIM KARENA HANYA KARENA BUKAN DARI KELOMPOKNYA&#8220;. Semoga Umat Muslim Indonesia konsisten dengan kriteria ke-10 ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MUI memberikan 10 kriteria ajaran sesat. Kriteria ke-10 adalah &#8220;Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar&#8217;i, seperti <em>MENGKAFIRKAN MUSLIM KARENA HANYA KARENA BUKAN DARI KELOMPOKNYA</em>&#8220;. Semoga Umat Muslim Indonesia konsisten dengan kriteria ke-10 ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2007/11/07/kafirun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ShOrTOY</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2007/11/07/shortoy/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2007/11/07/shortoy/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 21:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[ShOrTOY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/2007/11/07/shortoy/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah SOTOY posting. Bisa diangggap serius atau rethinking atau sekedar nyepet doang..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah SOTOY posting. Bisa diangggap serius atau rethinking atau sekedar <em>nyepet</em> doang..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2007/11/07/shortoy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

