Melirik kembali ke soal plastik. Sebenarnya ini adalah antrian post-post saya yang didahulukan. Jadi mohon maaf kalo flow ngeblog-nya seperti “tari poco-poco”.
Begini, dalam komentar di postingan mengenai BAHASA KAMPANYE kantung – tas plastik, Mas Veta yang baik hati itu mengingatkan saya, bahwa sebenarnya Mbok-mbok di pasar itu malah lebih mengerti arti menjaga lingkungan dibandingkan saya dan mungkin anda-anda yang suka belanja di Supermarket. Kenapa?