<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapucino &#187; DPR</title>
	<atom:link href="http://www.kapucino.org/tag/dpr/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kapucino.org</link>
	<description>Cuma Segelas Kopi Dengan Rasa Berbeda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:24:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Anggaran Menye-Menye</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/04/17/anggaran-menye-menye/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/04/17/anggaran-menye-menye/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 22:22:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa banyak dari masyarakat negeri ini sadar jika anggaran pendidikan mereka sudah ditetapkan oleh konsttitusi sebesar 20%? Sejak ditetapkan tahun 2003 sampai sekarang, apakah pernah angka tersebut tercapai dalam APBN kita? Dan beberapa hari lalu, kembali jatah anggaran Sisdiknas dipotong. &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/04/17/anggaran-menye-menye/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://photos-f.ak.facebook.com/photos-ak-sf2p/v241/68/23/661293665/n661293665_508157_6751.jpg" alt="Pendidikan Bangkrut - Edutrend Edisi 3" width="290" height="353" />Seberapa banyak dari masyarakat negeri ini sadar jika anggaran pendidikan mereka sudah ditetapkan oleh konsttitusi sebesar 20%? Sejak ditetapkan tahun 2003 sampai sekarang, apakah pernah angka tersebut tercapai dalam APBN kita?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-297"></span>Dan beberapa hari lalu, kembali <a title="Anggaran Pendidikan Dipangkas" href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/10/21382141/anggaran.pendidikan.turun.drastis" target="_blank">jatah anggaran Sisdiknas dipotong</a>. Dengan alasan ancaman defisit akibat kondisi ekonomi dunia, sebesar 10% anggaran pendidikan tahun ini kembali dipotong dalam Perubahan APBN.</p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote style="text-align: justify;">Anggaran Departemen Pendidikan Nasional sebagai departemen pengemban tugas utama di bidang pendidikan dalam pemerintahan, hanya sebesar Rp 45,9 triliun tahun lalu dan itupun belum mencapai 20 persen sesuai amanat konstitusi. Sedangkan, setelah APBN-P tahun 2008 yang disahkan hari ini, anggaran Departemen Pendidikan Nasional dari Rp 49,7 triliun terpotong hingga tersisa Rp 44,7 triliun.</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">APBN tahun lalu saja hanya menganggarkan 11,8% dari total APBN. Dan dengan perhitungan yang sama, APBN-P tahun ini turun menjadi 9,6% .</p>
<p style="text-align: justify;">Memang efisiensi menjadi penting mengingat kondisi ekonomi dunia yang memburuk. Belum lagi jika berbicara korupsi yang terjadi, terutama ditubuh Diknas. Rahasia umum kalo kata saya <em>mah</em>. Seperti mengulang memori cerita lama jika berbicara korupsi di berbagai institusi pendidikan negara ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita boleh menangis <em>menye-menye </em>menyadari bahwa belum pernah persentase itu tercapai dalam sejarah APBN kita. Lalu buat apa juga dulu dibuat angka itu? Bukankah Undang-Undang di negara hukum ini punya kekuatan luar biasa untuk mengatur segala kehidupan warganya? Bahkan sampai urusan moral saja diatur oleh Undang-undang?</p>
<p style="text-align: justify;">Saya jadi teringat salah satu petikan lagu Bang Iwan,</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Masalah moral masalah akhlak<br />
Biar kami cari sendiri<br />
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu<br />
Peraturan yang sehat yang kami mau</p>
<p>Tegakkan hukum setegak-tegaknya<br />
Adil dan tegas tak pandang bulu<br />
Pasti kuangkat engkau<br />
Menjadi manusia setengah dewa</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dan kalau anda melihat berita-berita media akhir ini, lebih banyak bercerita tentang kaum-kaum oportunis yang bersiap-siap untuk 2009. Berita tentang defisit anggaran, kemiskinan, bahkan berita perihal pemotongan anggaran ini saja hanya masuk dalam kolom kecil -hampir tidak terbaca. Kalah oleh headline-headline besar soal rebutan kursi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/04/17/anggaran-menye-menye/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

