Kalau sudah masuk tahun yang baru, biasanya saya kepikiran sebentar lagi akan berulang tahun. Kalau dulu masih sekolah dan kuliah di sana, selalu mikir siapa yang akan saya traktir, berapa pleton dan bakal makan-makan dimana.
Tetapi kalau sekarang, justru malah mikir lain. Keinget emak pernah ngomong di telepon, “Dek, sayang umur…” . Yah, begitulah kalau beliau sudah nyinggung2 soal kuliah saya yang ga kelar-kelar. Benar juga sih, wong umur ini sebenarnya bukan bertambah kok. Malah kalau dipikir-pikir seharusnya umur itu berkurang.
Terus disusul pertanyaan lanjutan yang biasanya datang dari gerombolan Tante dan sepupu-sepupu saya, “sudah ngapain aja selama sekian tahun? Kerja sekarang dimana? Calon mu siapa?” Huayahh… mabok-mabok tewas dengan sejuta asa…
Ulang tahun saya masih lama. Tapi kok ya serem ngebayangin kalau hari itu tiba
.
Eh btw, hari ini ada yang ulang tahun? Setahu saya si nona bermuka Sunda ini yang berulang tahun (seriuss emang bermuka sunda, gw pernah ketemu di angkot Sadang Serang – Bandung kok..
) ) .

Met Ultah Maria Ozawa