Kesaksianku tentang dunia hanya bisa sederhana
Karena jenis dan standart kebahagianku juga biasa-biasa saja
…
Kaki hidupku tidak meloncat menggapai langit
Tak ada yang kukejar sampai lari terbirit-birit
…
Tanganku tidak mengacungkan tinju ke angkasa
Sebab tak ada satu unsur apapun dalam kehidupan ini yang membuatku kagum dan terpana
…
Kekuatanku tidak akan menyentuh siapa-siapa
Karena aku tidak tertarik pada kemenangan atas manusia
…
Kubelanjakan tenagaku hanya sedikit saja
Sebab atas segala yang lemah, hatiku tidak berdaya
…
Kalaupun pikiranku mengembara sampai ke ruang hampa
Hatiku sudah lama selesai dan tak meminta apa-apa
…
Tak ada sekilasanpun padaku mimpi menaklukkan dunia
Sebab dunia sangat murah harganya dan hanya beberapa tetes keringat dari badanku yang kurelakan untuknya
…
Tak ada sedikitpun minatku terhadap kehebatan diri
Karena jenis kelemahanku adalah kebiasaan untuk mentertawakan diriku sendiri
…
Jika ada orang beramai-ramai tersesat menjunjungku
Volume kepalaku tidak membesar dan hatiku tetap bisa mengantuk
…
Jika mereka menemukan kebenaran sehingga bisa menghinaku
Helai-helai buluku tidak berdiri bahkan kantukku bertambah lelap
…
Kebesaran dan kegagahan amat sangat aku remehkan
Dan tak akan pernah kukenakan sebagai pakaian
…
Apabila dunia menyangka aku mencintainya dan ingin mengawininya
Tentu karena ia tak tahu aku sudah mentalaknya sebelum pernah mencintainya
…
Barang siapa kegagahannya mendatangiku dan menggertak
Kusihir ia jadi katak
Dari kumpulan puisi Runtuh - Kiai Kanjeng