<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapucino &#187; rindu</title>
	<atom:link href="http://www.kapucino.org/tag/rindu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kapucino.org</link>
	<description>Cuma Segelas Kopi Dengan Rasa Berbeda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 09:24:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Message Replied</title>
		<link>http://www.kapucino.org/2008/05/06/message-replied/</link>
		<comments>http://www.kapucino.org/2008/05/06/message-replied/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 00:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Leksa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapucino]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>
		<category><![CDATA[seno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kapucino.org/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Kamu bilang aku menggombal dengan pesan telepon 25 jam itu? Jelas itu gombal, Tem.. mana ada 25 jam dalam hitungan hari&#8230; hanya sekedar &#8220;rasa&#8221; yang membuat aku bermajas hiperbola menjadikan angka 25 itu.. Dan kamu gantian menggombal dengan kata hebat &#8230; <a href="http://www.kapucino.org/2008/05/06/message-replied/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img src="http://photos-e.ak.facebook.com/photos-ak-sf2p/v258/68/23/661293665/n661293665_548596_833.jpg" alt="Peri" width="290" height="375" /><strong><em>Kamu bilang aku menggombal dengan pesan telepon 25 jam itu?</em></strong><span id="more-323"></span><br />
Jelas itu gombal, Tem..<br />
mana ada 25 jam dalam hitungan hari&#8230;<br />
hanya sekedar &#8220;rasa&#8221; yang membuat aku bermajas hiperbola menjadikan angka 25 itu..</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Dan kamu gantian menggombal dengan kata hebat untukku?</em></strong><br />
Aku ga pernah hebat buat siapa-siapa&#8230;<br />
kalau hebat, sudah dari dulu aku jadi siapa-siapa&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kamu menyamakan rona setan di antara kita?</em></strong><br />
Jangan membandingkan begitu, Tem&#8230;<br />
aku jelas berada dalam rona Durma.<br />
Sedangkan dirimu,&#8230; ya kamu, aku yakin sekali setan tidak suka disamakan dengan dirimu,..<br />
bukan soal dosa atau durjana&#8230;<br />
hanya saja, setan tidak suka disamakan dengan wanita berona peri yang turun dari langit Kinanthi&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kamu meminta maaf soal kebiasaanmu mengoceh tidak penting?</em></strong><br />
Ocehanmu memang tidak pernah penting,..sama sekali tidak penting.<br />
Tetapi selalu menjadi penting untuk kudengar, karena menghilangkan sepi dan penat sendiriku disini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Lalu kamu pun bertanya tentang megatruh?</em></strong><br />
<em>mosok ga ngerti, Tem?</em> Setahuku megatruh itu adalah jenis terakhir dari tembang macapat di negerimu&#8230;<br />
dari kata am, pegat dan ruh..<br />
pegat artinya akhir, putus, atau selesai,<br />
ruh artinya ruh atau jiwa.<br />
Dalam Serat Purwaukara, Megatruh diberi arti <em>mbucal kan sarwa ala</em> &#8211; membuang yang serba jelek dalam jiwa..</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Nah</em>, dalam lakon oleh Rendra, diartikan pula sebagai tapal batas antara baik &#8211; buruk, hidup &#8211; mati,.. bahkan berarti menunggu revolusi&#8230;<br />
<em>hmmfff&#8230;</em>semoga seperti aku yang sedang mencoba berevolusi lebih baik dari yang lalu-lalu serba buruk&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi aku paling suka jika diartikan layaknya Seno punya cerita, megatruh diartikan sebagai senja, yang diakhir cerita dimasukkan unsur roman cinta.<br />
Megatruh = senja = indah = tapal batas yang indah = antara cinta dan tidak bisa bercinta&#8230;<br />
Yang akhirnya ku simpulkan saja sebagai rasa rindu yang tak terbalas&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><em>See?</em></p>
<p style="text-align: justify;">Ya begitulah, Tem&#8230;<br />
Semoga kamu masih mau menunggu 25 jam telepon ku lagi nanti&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.kapucino.org/2008/05/06/message-replied/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

