Mumet, Ruwet dan Kangen

Last KissOverload lagi. Yaa, resiko jadi pekerja lepas ya begini, pas lagi kosong ceting dan blogwalking seharian. Pas lagi rame kerjaan langsung modyaar. Yang jadi bos pun begitu, pas butuh saja pada ngomong dengan bahasa baik-baik dan menyenangkan. Begitu udah waktunya duit harus turun mulai ada “eng..eng..”, atau keluar kata “sebenarnya..” (piss lah yaa buat bos-bos saya yang baca ini).

 

Ini bukan keluhan. Sekedar gambaran bahwa begitulah posisi orang-orang yang menjadi pekerja sebagai lepasan. Bermimpi punya bendera sendiri? Nabung dulu lah, sama bangun banyak link terus, itu kalimat yang berulang-ulang di seminar-seminar Entepreneurship. Tidak harus ke bank mengirim proposal kredit yang sebenarnya tingkat keyakinan “bisa ngembaliin apa ngga” saja masih dikhawatirkan. Nantilah itu, ada waktunya. Wong sekarang buat minta kredit saja susahnya minta ampyuunn dengan syarat-syarat beragam. “Saya ini belum ada NPWP wahai mbak-mbak Bank yang cantik”. Eh, lalu malah ditawari jalan belakang dengan bentuk jaminan credit dari saldo Bank saya atau memakai NPWP ibu atau keluarga lainnya? “Walah-walah, kalo pas sepi job, ga ada uang masuk, tapi situ motong-motong, terus saya makan apa ? lagian bisa diamuk massa satu keluarga saya nanti” . Jadinya, ya saya memilih sabar saja sampai waktunya tiba. “Karena saya sadar aturan dan syarat-syarat itu juga demi kebaikan kita bersama lho, Mbak..”, sambil kedip-kedip ke si Mbak yang manis.

Terus kemarin saya sempat bergundah gulana, sepi kerjaan, ditambah ada UTS di kuliahan. Dan nambah ruwet karena bentrok antara otak dan hati saya. Maaf buat postingan puisi Solitude kemarin, ngga saya jawab komentar-komentar yang bermunculan. Kan ceritanya sedang mau bergundah gulana, berlagak introvert, dan menjadi solitude wanna be (penyepi dan penyendiri). Lagian kalau kata Mbak Venus dalam komentar kemarin, “Blog aing kumaha Aing” Hahaha.. (dikutip dari blog http://joerig.wordpress.com/). 

Membuat sebuah postingan bermutu itu bukan sebuah pilihan bagi saya. Dalam kondisi tertentu, manusia juga bisa merasakan ritme hidup yang kondisinya seperti putaran roda. Terkadang suatu saat intelegensia menjadi powerfull melebihi komponen lain dalam diri kita. Dan saat itu lahirlah postingan bermutu. Namun di saat lain pula, bisa jadi emosi ini yang bergejolak, dan lahirlah lagak sastrawan yang ingin diterima.

Mungkin ke depan nya saya coba untuk partisi postingan dalam bentuk blok-blok tertentu, ada serius wanna be, ada iseng wanna be, ada pula curhat wanna be. Sebenarnya dulu sudah saya coba dalam template kapucino yang lalu-lalu. Mempartisi postingan dalam kelompok-kelompok tertentu. Posisinya juga tertentu. Ya, seperti magazine style gitu, mumpung bisa oprek-oprek WP sesuka perut gini.

Tetapi terus saya malah mikir, “ngeblog aja gaya amat, kayak mau jadiin situs CNN aja..”, makanya lalu saya kembalikan ke bentuk beginian, like other blog style-laahh. Lalu sekarang malah ingin kembali ke bentuk majalah lagi. “Dasar ga konsisten kamu, Jal. Wajar pindah-pindah kuliah!”. Lha.. kan prinsipnya ini punya saya dan suka-suka saya. Saya memang banyak maunya dan suka eksperimen macem-macem, jadi ya wajarlah. Tetapi perlu dipahami intinya, bahwa mendesain dan memilih denah rumah yang bagus adalah sebuah bentuk inspirasi sekaligus bentuk penghargaan terhadap tamu yang berkunjung. Tolong dipahami ini dalam kacamata berbeda, karena berbeda itu indah saudara-saudara.

Lho,.. postingan apa toh ini? Ya pokoknya ya itu saja, saya lagi pengen nulis. Lagian kasian feed reader dan google tidak menerima postingan saya beberapa hari, bisa ngambek dan pundung mereka. Walau bahannya campur aduk, semoga postingan ini tetap menginspirasi teman-teman semua. Karena mungkin beberapa hari saya akan di Bandung, dan pasti lupa ngeblog, ada yang lain musti diurus, plus ada yang lain musti dikangenin. Halah..halah…

 

 

NB : Cari Lapen yang bisa tahan buat oleh-oleh dimana toh? heuhuee… *Ngelirik Zam..

Cerita-cerita Dikit,..Ga banyak2…

What Shoul I do, Patterns?Hmmf.. kembali pada kesibukan.

 

Setelah posting2 sebelumnya yang bernada serius, maka kembali ke kondisi normal hehe..

 

Mau berkeluh kesah saja, dalam beberapa hari ini overload otak gw dengan kerjaan yang dateng ga kira2. Memang rezeki ga boleh ditolak. Itu pantang hukumannya. Semoga saja gw bisa membagi waktu dengan baik, antara kerjaan dan kuliah. Nyaris gw tanpa refreshing apapun! Nyodok aja ga pernah,.. ah jangankan bilyar, JALAN-JALAN saja tidak saudara-saudara… Makanya buat temen2 yang dari kemarin2 nanya, kapan gw ngedate ama cewe Yogya?? Sopan dikit lah kelienn

 

Setelah beberapa kali dikritik banyak orang karena WP gw yang terlalu lemot untuk di buka baik dari template Kapucino yang pertama, kedua dan ketiga kemarin2, maka gw mencoba untuk mereview apa yang salah. Dari segi server, gw ga meragukan Powerfulnya Qwords.Com si Rendy. Sampai sekarang uptimenya masih di atas 99% sejak gw naruh blog ini di dia. Lalu cari mencari, menduga-duga karena script-script yang gw pake banyak feature aneh yang diuji-coba dan di-recode ulang.

 

Jujur saja, blog ini mungkin dari template dulu ampe sekarang terlihat yaa blog yang begono2 saja. Sebenarnya di dalam hosting ini juga running beberapa scripts ujicoba dari klien-klien gw. Dari situs semacam dating site ala FriendsterTM hingga situs seperti seperti yellowpages (Caelaahhh.. tapi kagak ada isinye, cuman web kosong dengan design dan feature2 uji coba .. huakaka..).

 

Kalo dari si blog ini sendiri terus gw usahakan makin clean dan cepet. Baru aja update ke WP terbaru vers. 2.3 (Ah, ternyata masih banyak bugs terutama di editor postnya..kalo di justify, semua code line dari linebreaks ampe bold ajah ga jalan – liat aja post ini!!). Blackbox OriginalDari awal dulu yang desainnya ribet banget, makin kesini makin gw usahakan simple. Dan akhirnya sekarang cuman make 2 image untuk satu desain si Blackbox ini, gue rencananya mau redesign ulang ga blog banget kayak sekarang. Ohya ini themes aslinya milik salah satu peserta Sandbox Template Contest Agustus lalu, Hillary Louise Johnson.

 

 

Mungkin juga blog ini masalahnya dengan javascripts gw yang belibet di header kah? Memang banyak sekali javascript di dalam sini,.. ckakaka.. abis dicoba terus males gw apus. Don’t follow me on this “geblek” attitude.

 

Untuk desain baru ini sendiri, udah berusaha gw minimalis, javascitps-nya cuman gw pake dari klan-klan yang sama untuk kebutuhan gw. Dulu pernah gw posting tentang klan-klan dalam Ajax/Javascripts Framework. Tapi tetep aja rame ternyata..T_T.. Karena WP-head nya secara default manggil banyak javascripts sih,,,

 

Ah jadi panjang, padahal mau curhat doang..

 

Ohya lupa, sekalian kalo ada yang baca post ini ngerti napa kasih tau yak :), apakah mungkin juga karena SQL load saya yang tinggi sehingga memberatkan? Untuk keseluruhan site ini menghabiskan resources Bandwith (overall) 3 giga sebulan, malah untuk si WP sendiri bisa nyampe 2 Giga. Kalo. Kalo hits/visit sih terdata 2000-an lebih perbulan. Ga tahu itu bot atau human, karena kalo human curiga juga, buktinya komentar-komentarnya sepi. Orangnya itu-itu ajah yang komentar.

 

Atau memang dari Rendy gw kebagian server “metal”, jadi aja super duper high traffic load? (lirik Rendy sambil siul2…hehehe)

 

Dah ah, .. cape, ..

 

Laporan Praktikum numpuk..

 

Janjiin Asistensi sharing software bajakan tambang..(jadi gw harus blajar ‘n ngulik lagi,..)

 

Kerjaan numpuk ..

 

Ini komputer bermasalah mulu lagi, ga konek lancer malam hari, lari ke warnet akhirnya tiap tengah malam..

 

Dan ditambah sedikit rasa kangen :p

 

Curhat Gelo pada Pukul 4:25 AM – Siaran Ulang Roma vs entah sapa di RCTI..

Do You Think You are Fans Enough?

Criticsrant

Did you know much about your favorite movie? Or do you just love it because the actor/actrees? Think become popular like them, and actuating like them? For men, there’s the tough guy act, the macho look and strut, the southern, yankee or what-have-you drawl, the hard drinking, gambling, womanizing image in the manner of his idol says it all – proof positive of the extent the hero-worshipping fans are willing to go to earn the “fan” tag. Its not even unlikely for some to commit copy-cat crime and violence and consider it a badge of honor.

There’s so much going on in movies and television, today we’re in a new golden age of television – that no one site can possibly keep up with it. But if you like short, pithy reviews, and a chance to discuss, and even win a prize or two, Criticsrant.com does a good job of it. Good for the ugly fans movie or the criticsm – wannabe.

That’s more than enough reasons for both sides to take the offer of CriticsRant.com to use the site as the stage for presenting their thoughts, pro or anti, publicize their movie reviews and participate in movie discussions – in the process of recognizing or disputing what they like or dislike, the influence or effect of the movies, tv shows or video games that are the object of their critique.

Sandbox WordPress Competition 2007

Sandbox BannerI knew this competition from weblogtoolscollection site few days ago. This featured competion comes from the simplicity idea of Sandbox wordpress themes framework. Lot of WP designer build their design use sandbox based. Although maybe not too familiar as K2 themes, but from my experience use sabdbox, i could said that sandbox have the minimalism power in WP templating. Continue reading →